Berita
Perkuat Digital Kerja Sama Indonesia-Australia, Wamenkominfo Dukung Ekspansi Startup
AKTUALITAS.ID – Pemerintah terus mendorong pertumbuhan ekosistem startup untuk memperkuat ekonomi digital nasional. Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika Nezar Patria memberikan dukungan startup Indonesia melakukan ekspansi usaha ke luar negeri.
“Izinkan saya untuk mengatakan bahwa saya bangga dengan pencapaian dan penyelesaian oleh Privy sebagai startup yang memberikan layanan otoritas sertifikat melalui penyedia tanda tangan elektronik pertama yang berekspansi ke luar negeri,” tuturnya usai Pertemuan Bilateral dengan Menteri Perindustrian dan Ilmu Pengetahuan Australia Ed Husic di Kantor Privy, Kemang Jakarta, Senin (24/07/23).
Wamenkominfo berharap langkah progresif itu akan diikuti startup digital lain dari Indonesia. Menurut Wamen Nezar Patria, Sydney merupakan salah satu pusat bisnis dan ekonomi terbesar di Australia.
“Saya yakin masih banyak perusahaan startup Indonesia berkualitas yang mampu memberikan pelayanan terbaik dan lengkap dengan berbagai startup dari negara lain,” ungkapnya.
Wamenkominfo menyatakan ekspansi usaha ini akan dapat meningkatkan kualitas kerja sama di sektor digital antara Indonesia dan Australia.
“Kami berharap proses perluasan menuju daerah dapat difasilitasi dengan lebih efektif dan target pelanggan dapat lebih percaya diri dalam menggunakan produk otoritas bersertifikat yang ditawarkan oleh Privy di Indonesia,” tandasnya.
CEO Privy Marshall Pribadi menyatakan apresiasi kepada Pemerintah atas dukungan yang diberikan sejak awal pendirian usaha. Menurutnya, startup sangat terbantu dengan cara kerja Kementerian Kominfo melakukan sosialisasi kepada masyarakat mengenai manfaat dan dampak penggunaan tanda tangan elektronik termasuk aspek faktor keamanan data.
“Tandatangan elektronik itu cara kerjanya bagaimana dan bisa memastikan keamanan dokumen, memastikan legalitas dokumen itu Kominfo benar-benar roadshow dari kota ke kota, dari lembaga ke lembaga. Jadi Privy tidak berjuang sendiri untuk mengedukasi pasar tentang tanda tangan elektronik dan sertifikasi ini,” tuturnya.
Dalam pertemuan tersebut, Wamenkominfo Nezar Patria didampingi Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Kominfo, Semuel Abrijani Pangerapan. Sementara Menteri Perindustrian dan Ilmu Pengetahuan Australia Ed Husic didampingi Duta Besar Australia untuk Indonesia Penny Williams. (Red)
-
JABODETABEK29/09/2026 05:30 WIBBMKG Bongkar Prakiraan Cuaca Jakarta Selasa
-
NASIONAL29/09/2026 06:00 WIBDaeng Sere Minta Uang Makan Prajurit TNI Naik
-
JABODETABEK29/09/2026 06:30 WIBCek 5 Titik SIM Keliling Jakarta Selasa 29 September
-
NASIONAL29/09/2026 10:00 WIBPDIP Minta Kemenhan Transparan Soal Kematian ASN Komcad
-
NASIONAL29/09/2026 07:00 WIBEddy Soeparno: Energi Hijau Harus Jadi Mesin Ekonomi
-
NASIONAL29/09/2026 20:00 WIBGercep! Kemensos Selamatkan Bocah 12 Tahun Tak Sekolah
-
NASIONAL29/09/2026 09:00 WIBBikin Malu Prabowo! DPR Ngamuk Minta Qodari Tertibkan Deputi Tukang Pamer
-
NUSANTARA29/09/2026 07:30 WIBKapolsek Terseret Kasus Tewasnya Pemuda Saat Tawuran di Makasar

















