Berita
Kemenkumham Beri Remisi Khusus Nyepi 2024 kepada Narapidana Hindu
AKTUALITAS.ID – Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Republik Indonesia telah mengumumkan pemberian remisi khusus (RK) untuk memperingati Hari Raya Nyepi tahun 2024 kepada narapidana yang beragama Hindu di Indonesia.
Sebanyak 1.642 narapidana Hindu diberikan kesempatan untuk mendapatkan manfaat dari program ini.
Menurut Ketua Kelompok Kerja Humas Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kemenkumham RI, Deddy Eduar Eka Saputra, dari jumlah tersebut, sebanyak 1.636 narapidana diberikan RK I, yang mengakibatkan pengurangan sebagian masa tahanan, sementara enam narapidana lainnya langsung dibebaskan dengan RK II.Kantor Wilayah Kemenkumham Bali menonjol sebagai penyumbang terbanyak narapidana penerima RK Nyepi, dengan total 1.193 orang.
Sementara itu, Kalimantan Tengah dan Nusa Tenggara Barat masing-masing menyumbangkan 99 dan 74 narapidana penerima RK Nyepi.Tidak hanya itu, Kemenkumham RI juga memberikan pengurangan masa pidana (PMP) khusus Nyepi 2024 kepada delapan anak binaan.
Dari jumlah tersebut, tujuh anak binaan mendapat PMP I, yaitu pengurangan sebagian masa pidana, sementara satu anak binaan langsung dibebaskan dengan PMP II.Menariknya, dari empat orang anak binaan yang menerima PMP khusus Nyepi 2024 berasal dari Kanwil Kemenkumham Bali, sementara dua orang berasal dari Sumatera Selatan, dan dua lainnya berasal dari Jawa Timur dan Sulawesi Tenggara.
Dalam pengumuman tersebut, Deddy juga menambahkan bahwa jumlah penghematan biaya makan narapidana dan anak binaan setelah mendapat RK Nyepi Tahun 2024 dan PMP Khusus Nyepi Tahun 2024 mencapai Rp812.430.000.
Langkah ini menunjukkan komitmen Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia RI dalam memberikan penghargaan kepada narapidana yang beragama Hindu dan anak binaan yang mengikuti ajaran Nyepi, serta memberikan kesempatan untuk memperbaiki diri dan kembali berintegrasi dalam masyarakat. (YAN KUSUMA/RAFI)
-
PAPUA TENGAH08/05/2026 19:30 WIBFreeport Setor Tambahan Dividen Untuk Pemprov dan 8 Kabupaten Se-Papua Tengah
-
POLITIK08/05/2026 20:00 WIBGus Ipul Sebut Menag Berpeluang Pimpin PBNU
-
POLITIK08/05/2026 17:00 WIBDPD RI Desak Regulasi Pemilu 2029 Segera Disiapkan Pasca Putusan MK
-
NASIONAL08/05/2026 16:00 WIBHaerul Saleh Teriak “Kebakaran” Sebelum Tewas Terjebak Api
-
DUNIA08/05/2026 19:00 WIBIran Klaim Serang Kapal Militer AS di Selat Hormuz
-
POLITIK08/05/2026 18:00 WIBAhmad Ali Siap Jadi Jembatan ke JK
-
NUSANTARA08/05/2026 16:30 WIB2 Wisatawan Asing Diduga Meninggal Akibat Erupsi Dukono
-
JABODETABEK08/05/2026 17:30 WIBSantri Belasan Tahun Diduga Jadi Korban Pencabulan

















