NUSANTARA
Aniaya Pencuri Biji Kakao hingga Meninggal, 6 Polisi Jadi Tersangka
AKTUALITAS.ID – Enam personel Kepolisian Resor Polewali Mandar (Polman) ditetapkan sebagai tersangka kasus penganiayaan hingga membuat pelaku pencurian biji kakao inisial R meninggal dunia. Kini enam personel Polres Polman tersebut menjalani penempatan khusus (patsus) oleh Bidang Profesi dan Pengamanan Kepolisian Daerah Sulawesi Barat.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sulbar, Komisaris Besar Slamet Wahyudi membenarkan ada enam personel Polres Polman yang ditetapkan sebagai tersangka.
Slamet menjelaskan penetapan tersangka terhadap enam personel Polres Polman setelah dilakukan gelar perkara.
“Iya, enam anggota Polres Polman sudah ditetapkan tersangka. Sudah digelarkan kasusnya dan sudah ditetapkan tersanka,” kata Slamet saat dihubungi, Kamis (3/10/2024).
Kini keenam personel Polres Polman menjalani patsus di Propam Polda Sulbar. Meski sudah ditetapkan sebagai tersangka, Slamet masih merahasiakan identitas dan peran masing-masing tersangka.
“Kita belum bisa ungkapkan peran mereka. Intinya saat ini kasus itu dalam penanganan Ditreskrimum,” tuturnya.
Slamet menambahkan Direskrimum Polda Sulbar awalnya akan melakukan autopsi tubuh korban dengan membongkar makamnya. Hanya saja, rencana autopsi tersebut tidak mendapatkan izin dari pihak keluarga.
“Pihak keluarga tidak mau diautopsi,” ucapnya.
Sebelumnya, Kepala Kepolisian Resor Polman Ajun Komisaris Besar Anjar Purwoko menambahkan Propam Polda Sulbar telah turun untuk menyelidiki kematian R. Ia menegaskan akan transparan terkait kasus ini.
“Untuk saat ini sedang diproses oleh Propam Sulbar dan masih dalam tahap penyelidikan untuk memastikan penyebab kematiannya. Kami akan transparan sesuai perintah bapak Kapolda,” tuturnya.
Bahkan, Anjar mengaku akan memberikan sanksi kepada anggotanya jika benar ada tindak kekerasan hingga menyebabkan tahanan meninggal dunia. Untuk itu, ia menunggu penyelidikan dilakukan Propam.
“Kalau ditemukan adanya pelanggaran yang dilakukan oleh anggota, akan kami beri sanksi tegas,” ucapnya. (Damar Ramadhan)
-
DUNIA02/05/2026 12:00 WIBSenator AS Ungkap Trump Rancang Serangan ke Iran
-
RIAU02/05/2026 16:00 WIBSindikat Narkoba Lintas Negara Dibekuk di Meranti, Polda Riau Sita 27 Kg Sabu
-
PAPUA TENGAH02/05/2026 16:30 WIBYan Mandenas dan Kapolda PPT Pantau Pendistribusian dan Cek Kesiapan Stok Beras di Bulog KC Timika
-
EKBIS02/05/2026 17:30 WIBBeri Dampak Sosial-Ekonomi, Danantara Evaluasi Beragam Peluang
-
JABODETABEK02/05/2026 05:30 WIBCuaca Hari Ini: Jakarta Berawan dan Hujan Bergantian
-
NASIONAL02/05/2026 06:00 WIBDPR: Negara Tak Berhak Tentukan Aktivis HAM
-
POLITIK02/05/2026 10:00 WIBPKS: Usulan Yusril Soal Threshold Masuk Akal
-
NASIONAL02/05/2026 18:00 WIBKPAI Minta Proses Hukum Pelaku Kekerasan Seksual di Pesantren Ciawi

















