Berita
Anies Sebut Anggaran Besar Getah-Getih Mengalir ke Perajin
AKTUALITAS.ID – Anggaran instalasi bambu Getah-Getih yang mencapai sekitar Rp 550 juta dipersoalkan sejumlah pihak ketika belum genap satu tahun karya seni itu sudah dibongkar. Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan mengaku, anggaran itu mengalir ke pelaku usaha yang berkaitan dengan bambu. “Supaya anggarannya diterima oleh para perajin bambu, para petani bambu, para tukang yang […]
AKTUALITAS.ID – Anggaran instalasi bambu Getah-Getih yang mencapai sekitar Rp 550 juta dipersoalkan sejumlah pihak ketika belum genap satu tahun karya seni itu sudah dibongkar. Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan mengaku, anggaran itu mengalir ke pelaku usaha yang berkaitan dengan bambu.
“Supaya anggarannya diterima oleh para perajin bambu, para petani bambu, para tukang yang terkait kegiatan bambu,” ujar Anies dalam sambutannya di puncak perayaan Lebaran Betawi 2019 di Lapangan Monas, Jakarta Pusat, Minggu (21/7/2019).
Ia mengatakan, dipilihnya karya berbahan dasar bambu sebagai upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengembangkan tradisi dan karya seni asal Indonesia. Anies meyakinkan bahwa bambu yang digunakan untuk Getah-Getih berasal dari bambu lokal khas Indonesia.
Sehingga, pembuatan karya seni instalasi berbahan baku bambu dapat menyejahterakan para perajin dan petani bambu. Menurut Anies, hal itu bagian dari fungsi pemerintah untuk mendorong dan meningkatkan perekonomian rakyat kecil.
“Seringkali kita anggap remeh, padahal justru fungsi pemerintah adalah membesarkan yang kecil, mendorong untuk mereka tumbuh berkembang,” kata Anies.
Anies pun menuturkan, Pemprov DKI akan lebih banyak menyajikan karya-karya seni dari Indonesia di Ibu Kota. Ia menegaskan, kebudayaan tak cukup hanya dilestarikan melainkan harus dikembangkan agar tak lekang oleh zaman.
Instalasi bambu Getah-Getih karya Joko Avianto sengaja dibuat untuk memeriahkan Asian Games dan Hari Kemerdekaan RI pada Agustus 2018 lalu dan ditempatkan di kawasan Bundaran Hotel Indonesia. Pada Rabu (17/7) malam, petugas dari Dinas Kehutanan DKI Jakarta membongkar karya bambu itu karena dinilai sudah rapuh dan dikhawatirkan runtuh.
-
RAGAM17/09/2026 13:30 WIBCDC: 48 Negara Bagian Laporkan Lonjakan COVID
-
NASIONAL17/09/2026 09:00 WIBAndina Dorong Revitalisasi BTS di Kalteng
-
NASIONAL17/09/2026 17:00 WIBBakom RI: Prabowo Gagas Akademi Khusus Pejabat
-
POLITIK17/09/2026 06:00 WIBKetum Parpol Diam-Diam Sepakat PT 5%
-
RIAU17/09/2026 15:30 WIBSindikat SIM Palsu Dibongkar, Tiga Pejabat Polres Siak Diberikan Penghargaan
-
JABODETABEK17/09/2026 06:30 WIBKamis! SIM Keliling Buka di 5 Titik
-
NUSANTARA17/09/2026 08:30 WIBBandung Diguncang 26 Kali Gempa dalam 12 Jam
-
POLITIK17/09/2026 13:00 WIBPDIP: Syarat Parlemen 5% Biar Gampang Atur Kuasa

















