Berita
Syahrul Yasin Limpo Diminta Jokowi Urusi Kebutuhan Dasar 267 Juta Rakyat Indonesia
“Saya juga sudah izin Ketum Surya Paloh dan diminta pakai baju putih,”
AKTUALITAS.ID – Politisi Partai Nasdem Syahrul Yasin Limpo dipanggil oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (22/10). Saat bertemu Presiden Jokowi, dia diminta mengurusi kebutuhan dasar rakyat Indonesia yang jumlahnya mencapai 267 juta jiwa.
“Saya tidak disampaikan menteri apa. Tapi bagaimana membuat 267 juta rakyat ini terjamin kehidupan lebih baik, tenteram dan teratur, dan terpenuhi kebutuhan dasar. Seperti bidang pertanian, perkebunan dan perikanan,” katanya.
Saat kembai didesak lebih jelas apa posisi kementerian yang akan dia pimpin. Syahrul Yasin Limpo tidak dapat memberi jawaban lebih tegas. Menurutnya, dia meminta masyarakat menunggu pengumuman dari Presiden Jokowi pada Rabu, 23 Oktober 2019 besok.
Syahrul juga menegaskan, datang memenuhi panggilan Jokowi atas seizin Surya Paloh.
“Saya juga sudah izin Ketum Surya Paloh dan diminta pakai baju putih,” kata Syahrul, memasuki kawasan Istana Kepresidenan.
Ia mengaku, dihubungi untuk datang ke Istana pada Senin malam tadi, sekitar lewat pukul 22.00 WIB. Ia sendiri mengaku, belum tahu akan diminta jadi menteri apa.
“Nasdem totally dari 2014, kan Nasdem partai yang selalu bersama Jokowi,” katanya.
Sebelumnya sempat beredar berita bahwa Surya mengaku siap menjadi oposisi jika semua partai ditarik masuk ke koalisi. “Kalau tidak ada yang oposisi, Nasdem saja yang jadi oposisi,” kata Surya.
-
POLITIK27/04/2026 06:00 WIBNasDem: Threshold Nasional Bisa Hapus Kursi di Daerah
-
DUNIA27/04/2026 15:00 WIBIbu Hamil Kembar & Anak-Anaknya Tewas Dibom Israel
-
POLITIK27/04/2026 13:00 WIBAria Bima: RUU Pemilu Ditunda Demi Hindari Judicial Review
-
PAPUA TENGAH27/04/2026 16:30 WIBQuattrick Kompol Onisimus Benamkan Persemi All Star di Gold Store Arena
-
OASE27/04/2026 05:00 WIBIni Alasan Nabi Tolak Tawaran ‘Tukar Sembah’ Kaum Quraisy
-
JABODETABEK27/04/2026 14:30 WIBPolisi Pastikan 2 Pelaku Penganiayaan TNI Ditangkap
-
POLITIK27/04/2026 11:00 WIBAnas: Batas 2 Periode Ketum Parpol Bisa Cegah Feodalisme
-
DUNIA27/04/2026 12:00 WIBIran Lanjutkan Misi Damai Meski AS Tarik Diri

















