Berita
Evaluasi Pilkada Langsung, Airin: Harapan Saya Secara Menyeluruh
“Tentu harapan saya untuk bisa evaluasi secara menyeluruh.
AKTUALITAS.ID – Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany setuju dengan rencana evaluasi penyelenggaraan pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) secara langsung. Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri M Tito Karnavian melontarkan pernyataan untuk melakukan riset dan kajian dari dampak penyelenggaraan Pilkada langsung.
Dia menilai, sistem Pilkada langsung yang telah berjalan usai Reformasi 1998 memiliki banyak dampak negatif terhadap masyarakat, khususnya biaya ongkos politik yang tinggi, sehingga banyak kepala daerah terjerat korupsi.
“Tentu harapan saya untuk bisa evaluasi secara menyeluruh. Apalagi Pilkada sudah berjalan hampir 20 tahun. Maka dilihat dari 20 tahun ke belakang dan sebelumnya, sehingga tidak menjadi sebuah kebijakan yang seketika,” terang Airin Rachmi Diany di kawasan Serpong, BSD Tangerang Selatan, Sabtu (9/11).
Meski begitu, Airin berharap rencana evaluasi tersebut dapat dilakukan secara menyeluruh mulai dari pembiayaan hingga manfaat ke masyarakat. Terlebih pelaksanaan Pilkada langsung juga merupakan kesepakatan pemerintah, yang sebelumnya menilai dapat meminimalisir biaya yang tinggi.
“Ini dulukan disepakati bisa mengurangi pembiayaan (dengan) Pilkada langsung. Tapi ternyata sama saja dan malah jauh lebih besar. Belajar dari itu semua saya yakin Pak Mendagri sudah memikirkan rumusan terbaik seperti apa, tinggal dilihat manfaat untuk masyarakat,” katanya.
-
FOTO22/07/2026 19:28 WIBFOTO: Sudaryono Sapa Staf BGN
-
FOTO22/07/2026 22:00 WIBFOTO: Bangun Paulus Tudungta Jalani Sidang Dugaan Pemerasan
-
JABODETABEK22/07/2026 20:00 WIBRefly Harun Ungkap Kronologi Dugaan Pemerasan Bangun Paulus terhadap VL
-
EKBIS22/07/2026 20:15 WIBKementerian PKP Sederhanakan Persyaratan Program Bedah Rumah, Tata Kelola Tetap Terjaga
-
POLITIK22/07/2026 18:30 WIBBawaslu Kampus Connect Dorong Mahasiswa Jadi Agen Literasi Digital Pemilu
-
JABODETABEK22/07/2026 20:35 WIBSidang Dugaan Pemerasan yang Dilakukan Oknum Pengacara Ditunda hingga 10 Agustus
-
DUNIA22/07/2026 18:00 WIBMedia AS: Trump Kesulitan Lindungi 50 Ribu Tentara
-
NASIONAL22/07/2026 19:00 WIBKuasa Hukum Sony Sonjaya Desak Kejagung Periksa Nanik S Deyang

















