Berita
Khofifah: Jumlah Pasien Positif Corona di Jatim Bertambah 15 Orang
AKTUALITAS.ID – Pasien positif corona di Jatim hingga pukul 18.00 WIB sebanyak 15 orang. 13 Di antaranya warga Surabaya dan 2 lainnya warga Malang. “Jadi kita mengupdate jumlah pasien Covid-19, saat ini di Jawa Timur jumlahnya 15 orang. Dengan rincian 13 di Surabaya dan Malang Raya 2 orang,” kata Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa kepada […]
AKTUALITAS.ID – Pasien positif corona di Jatim hingga pukul 18.00 WIB sebanyak 15 orang. 13 Di antaranya warga Surabaya dan 2 lainnya warga Malang.
“Jadi kita mengupdate jumlah pasien Covid-19, saat ini di Jawa Timur jumlahnya 15 orang. Dengan rincian 13 di Surabaya dan Malang Raya 2 orang,” kata Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa kepada wartawan di Gedung Negara Grahadi, Jumat (20/3/2020).
Sebelumnya wilayah yang paling banyak terdampak corona di Jatim ada di kawasan Malang Raya dan Kota Surabaya. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memberi zona merah kepada dua wilayah tersebut karena sudah ada yang positif corona.
“Bila ada wilayah terjangkit positif corona, maka kami masukkan dalam zona merah,” tambah Khofifah.
Kamis (19/3/2020) pukul 18.00 WIB terdapat 9 pasien positif corona, 36 Pasien Dalam Pengawasan (PDP), dan 91 Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Jatim. Persebaran wabah corona tersebut ada di 23 kabupaten/kota se-Jawa Timur.
-
RAGAM22/06/2026 15:30 WIBAlasan Mawar Merah Jadi Identitas Gerakan Sosialis
-
RAGAM22/06/2026 18:30 WIBIni 5 Rekomendasi Sepatu Nike Terjangkau untuk Lari
-
FOTO22/06/2026 20:05 WIBFOTO: Pemusnahan Pakaian Bermerk Palsu Senilai Hampir Rp. 1 Miliar
-
POLITIK22/06/2026 18:00 WIBMeski Gaet Kader Partai Lain, PSI Dinilai Tetap Jadi Partai Gurem
-
POLITIK22/06/2026 20:06 WIBBajak Kader dari Partai Lain, PSI Dinilai Krisis Figur
-
OLAHRAGA23/06/2026 03:00 WIBInggris vs Ghana: Misi Lolos Grup L Piala Dunia 2026
-
POLITIK22/06/2026 20:35 WIBPengamat Sebut Struktur Ketua Harian PSI Bukti Adanya Ketidakseimbangan dalam Manajemen Partai
-
RAGAM22/06/2026 19:45 WIBPersaingan SD Negeri dan Biaya Swasta Bikin Orang Tua Serba Salah