Berita
Pentagon Pertimbangkan Menolak Penerimaan Anggota Militer Baru
Pentagon sedang mempertimbangkan untuk menolak penerimaan anggota militer baru jika mereka pernah dirawat di rumah sakit karena virus corona, kecuali mereka mendapatkan surat izin dari angkatan yang didaftarkan, kata salah satu pejabat. Pejabat Pentagon tersebut mengatakan, wacana mengenai pedoman baru itu tercetus karena ada sedikit kekhawatiran tentang efek “jangka panjang” virus corona dari orang yang […]
Pentagon sedang mempertimbangkan untuk menolak penerimaan anggota militer baru jika mereka pernah dirawat di rumah sakit karena virus corona, kecuali mereka mendapatkan surat izin dari angkatan yang didaftarkan, kata salah satu pejabat.
Pejabat Pentagon tersebut mengatakan, wacana mengenai pedoman baru itu tercetus karena ada sedikit kekhawatiran tentang efek “jangka panjang” virus corona dari orang yang pernah dirawat, sehingga mungkin penerimaan anggota baru perlu penilaian medis lebih lanjut.
Kebijakan baru ini masih dirundingkan, sekaligus dengan penetapan batasan medis untuk pelamar pernah positif atau telah dirawat karena Covid-19.
Surat izin dari Departemen Pertahanan diperlukan untuk berbagai kondisi medis calon anggota militer, mulai dari yang memiliki penyakit jantung hingga kehilangan penglihatan.
The Military Times pertama kali melaporkan berita mengenai wacana baru ini.
Pandemi virus corona menimbulkan tantangan kesehatan yang signifikan bagi anggota militer di beberapa bidang.
Ada kekhawatiran khusus mengenai daya tahan anggota militer untuk mengikuti latihan, terutama para angkatan baru.
Fakta bahwa pelaut di USS Theodore Roosevelt ada yang positif corona tanpa gejala masih harus terus ditangani dan diuji, menurut beberapa pejabat Angkatan Laut.
Pengetatan aturan kesehatan menjadi prioritas bagi anggota militer yang melakukan operasi dalam jarak dekat, seperti anggota Angkatan Laut yang berada di dalam kapal selama berbulan-bulan.
Pentagon mengakui bahwa sangat penting untuk memastikan bahwa pengujian virus cukup akurat sehingga anggota militer dapat terjamin kesehatannya.
Menteri Pertahanan Mark Esper mengatakan di Pentagon Selasa (5/5) bahwa departemennya akan secara acak menguji sekelompok orang “untuk memahami berapa banyak gejala atau pembawa virus yang mungkin ada di luar sana.”
Fokus perhatiannya adalah pada upaya untuk memahami seberapa banyak orang yang positif corona tanpa gejala serta seberapa kuatnya virus itu dapat ditularkan dari mereka.
-
DUNIA12/07/2026 08:00 WIBIran: Kami Tak Pernah Memohon Negosiasi
-
NASIONAL12/07/2026 09:00 WIBSosok Kepercayaan Jokowi Kini Pimpin Jampidsus Sementara
-
DUNIA12/07/2026 15:00 WIBAS Hujani Iran dengan Rudal Usai Selat Hormuz Ditutup Total
-
RAGAM12/07/2026 12:30 WIB5 Sayuran yang Baik untuk Penderita Asam Urat
-
POLITIK12/07/2026 07:00 WIBDPR Bantah Kabar RUU Perampasan Aset Dicabut
-
NASIONAL12/07/2026 19:00 WIBPakar Hukum: 100 Juta Mata Awasi Kasus Eks Jampidsus Febrie
-
RAGAM12/07/2026 07:30 WIBBMKG: 14 Zona Megathrust Ancam Indonesia
-
NASIONAL12/07/2026 14:00 WIBPDIP Desak Komisi III Bahas Kasus Pemerkosaan di Sampang