Berita
Sidang Lanjutan Penipuan Tanah, Terdakwa Disebut Bukan Pemilik
AKTUALITAS.ID – Pengadilan Negeri Jakarta Timur kembali menggelar sidang lanjutan kasus dugaan penipuan jual beli tanah di wilayah Cakung, Jakarta Timur dengan terdakwa Mardani. Sidang yang beragendakan mendengar keterangan saksi, Jaksa Penuntut Umum (JPU) kembali hadirkan 3 saksi dalam persidangan tersebut. Adapun ketiga saksi yang dihadirkan dalam sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Timur (PN Jaktim), […]
AKTUALITAS.ID – Pengadilan Negeri Jakarta Timur kembali menggelar sidang lanjutan kasus dugaan penipuan jual beli tanah di wilayah Cakung, Jakarta Timur dengan terdakwa Mardani. Sidang yang beragendakan mendengar keterangan saksi, Jaksa Penuntut Umum (JPU) kembali hadirkan 3 saksi dalam persidangan tersebut.
Adapun ketiga saksi yang dihadirkan dalam sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Timur (PN Jaktim), Selasa (12/5/20) tersebut yakni Wim Salim (Wiraswasta), Ahmad Fauzi (Akunting) dan Salim Wijaya (Karyawan).
Dihadapan majelis hakim yang dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim, Alex Adam diketahui bahwa Wim Salim merupakan pelapor yang melaporkan terdakwa Mardani ke Polda.
“Saya melapor ke Polda, masalah uang yang diambil sebanyaknya 64jt,” jelas Wim Salim.
Dia menjelaskan bahwa sejumlah uang yang diberikan ke terdakwa secara bertahap tersebut sebagai syarat untuk melihat surat tanah.
“Terdakwa meminta 100juta namun setelah disepakati 64jt meskipun telah melakukan transfer surat tidak kunjung datang,” ungkapnya.
Menurutnya, terdakwa selalu beralasan bahwa surat dipegang oleh Fauzi yang sedang melaksanakan ibadah haji dan diminta untuk menunggu.
Selain memberi alasan tersebut, terdakwa juga menurut Wim Salim selalu menghindar serta mengganti nomor Hp.
“Hingga saya mengutus orang untuk menagih dan mendatangi lokasi dan mencari alamat rumah terdakwa,” katanya.
Disebut memegang surat tanah, Ahmad Fauzi yang juga hadir sebagai saksi secara tegas membantah hal tersebut.
Saat dimintai keterangan di Polda, kata Fauzi dia mengatakan bahwa dia tidak memegang surat tanah tersebut.
Kembali menambahkan, Salim mengungkapkan bahwa terdakwa hanyalah penggarap lahan PT Salve.
“Yang saya tahu Mardani hanya penggarap namun tidak diperkenankan untuk jual beli,” katanya.
Sebagai informasi, sidang dengan nomor perkara 387/Pid.B/2020/PN Jakt. Tim akan kembali digelar pada hari Kamis (14/5/2020) mendatang dengan agenda keterangan saksi. [Kiki Budi Hartawan]
-
RIAU06/08/2026 18:15 WIBMerawat Pesisir di Rupat, Ekspedisi Merah Putih Polda Riau Bantu Nelayan dan Tanam 1.000 Mangrove
-
POLITIK06/08/2026 17:00 WIBMardani Nilai Oposisi dan Koalisi Sama-Sama Terhormat
-
DUNIA06/08/2026 21:00 WIBRudal Rusia Tewaskan Belasan Orang di Kyiv
-
POLITIK06/08/2026 16:00 WIBPengamat Politik: Pilpres 2029 Diprediksi Dikuasai Kepala Daerah
-
DUNIA06/08/2026 18:00 WIBNetanyahu: Serang Iran Tak Butuh Restu Washington
-
EKBIS06/08/2026 20:00 WIBAirlangga Pastikan Pertalite Tak Naik hingga Akhir 2026
-
NUSANTARA06/08/2026 22:00 WIBBocah 11 Tahun di Jambi Tewas Diterkam Buaya Ganas
-
RAGAM07/08/2026 01:05 WIBSJA Textile Hadirkan Strategic Fabric Partner, Bantu Brand Fashion dari Awal Produksi