Berita
Gubernur Sumsel Imbau Kepala Daerah Waspada Masyarakat yang Mengaku Miskin Saat Pandemi
AKTUALITAS.ID – Gubernur Sumsel Herman Deru meminta pemkot dan pemkab di Sumsel waspada dalam memberikan bantuan baik berupa pangan dan lainnya kepada masyarakat miskin yang terdampak Covid-19. Sebab menurut HD, di tengah pandemi Covid-19 saat ini banyak bermunculan orang-orang yang mengaku miskin akibat dampak dari virus asal cina tersebut. Agar bantuan tersebut tepat sasaran, HD […]
AKTUALITAS.ID – Gubernur Sumsel Herman Deru meminta pemkot dan pemkab di Sumsel waspada dalam memberikan bantuan baik berupa pangan dan lainnya kepada masyarakat miskin yang terdampak Covid-19.
Sebab menurut HD, di tengah pandemi Covid-19 saat ini banyak bermunculan orang-orang yang mengaku miskin akibat dampak dari virus asal cina tersebut.
Agar bantuan tersebut tepat sasaran, HD meminta agar pemerintah daerah melakukan seleksi ketat terhadap warga miskin baru tersebut.
“Bantuan ini harus dicermati agar tepat sasaran. Saat ini warga miskin baru ada dua kategori. Yang pertama Miskin Benar Miskin (MBM) dan Cak Cak Miskin (pura pura miskin),” katanya dalam siaran pers yang diterima Aktualitas.id, Minggu (24/5/2020).
Dimana jika tidak tepat sasaran, lanjut HD, hal itu akan berdampak buruk salah satunya kericuhan. “Disitulah hak orang yang membutuhkan dirampas. Kita sebagai pemerintah harus cermat agar hal itu tidak terjadi. CCM ini banyak beredar sekarang,” terangnya.
Menyoal penanganan Covid-19 di Sumsel, HD menegaskan jika upaya yang dilakukan telah maksimal. Seperti di beberapa kabupaten yang ditinjaunya langsung seperti Kabupaten Lahat dan Kabupaten Muara Enim.
“Di Lahat ini penanganannya tergolong baik. Meski ada yang positif namun upaya yang dilakukan sampai saat ini masih maksimal. Dan saya berharap upaya ini akan semakin baik sehingga Covid-19 ini dapat segera berakhir,” bebernya.
Sama halnya dengan di Kabupaten Muara Enim. Penanganan di wilayah tersebut juga cukup maksimal. Hal itu dibuktikan Kabupaten tersebut mampu menekan perkembangan kasus tersebut.
“Saya sengaja meninjau langsung karena kabupaten ini tetangga dengan kota yang menerapkan PSBB. Kerja yang baik ini harus juga didorong dengan disiplinnya isolasi terhadap masyarakat yang memiliki kontak erat dengan pasien. Berikan terus edukasi dan himbauan agar masyarakat semakin menyadari jika langkah ini bukan cuma untuk mendukung pemerintah namun untuk kebaikan mereka semua,” pungkasnya.
-
NASIONAL16/07/2026 21:00 WIBAkhir Juli, Pemerintah Umumkan Kebijakan Baru Pajak JHT dan Outsourcing
-
EKBIS16/07/2026 20:00 WIBDari Aset Jiwasraya ke IPO COIN, Ekonom Pertanyakan Tata Kelola dan Transparansi Pemilik Manfaat
-
EKBIS16/07/2026 23:35 WIBIndodax Langgar Aturan OJK dan Bappebti, Polri: Bisa di Pidana
-
RIAU17/07/2026 13:30 WIB15 Ribu Hektare Lahan di Riau Hangus Dilalap Api
-
OTOTEK16/07/2026 22:00 WIBGIIAS 2026 Jadi Arena Mobil Listrik Baru,
-
JABODETABEK16/07/2026 20:30 WIBPramono Anung Cari Skema Non APBD untuk Bangun Kembali JPO Tendean
-
JABODETABEK17/07/2026 07:30 WIBJakarta Siaga, 4.132 Personel Amankan Gelombang Aksi Mahasiswa
-
NASIONAL16/07/2026 20:30 WIBKPK Berwenang Ambil Alih Kasus Febrie, Saut: Tinggal Keberanian Pimpinan