Berita
Rakor Dengan KPK, Gubernur Herman Deru Sebut Progam Daerah Tak Boleh Terhenti
AKTUALITAS.ID – Gubernur Sumsel H Herman Deru mengikuti rakor pemberantasan korupsi dan dialog bersama seluruh gubernur se-Indonesia yang diselenggarakan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI melalui video conference di Sumsel Command Center, Rabu, (24/06/2020) Dalam kesempatan itu, Gubernur Herman Deru (HD) mengatakan meskipun ditengah merebaknya pandemi covid-19, program daerah tidak boleh terhenti meskipun dilakukan refokusing […]
AKTUALITAS.ID – Gubernur Sumsel H Herman Deru mengikuti rakor pemberantasan korupsi dan dialog bersama seluruh gubernur se-Indonesia yang diselenggarakan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI melalui video conference di Sumsel Command Center, Rabu, (24/06/2020)
Dalam kesempatan itu, Gubernur Herman Deru (HD) mengatakan meskipun ditengah merebaknya pandemi covid-19, program daerah tidak boleh terhenti meskipun dilakukan refokusing anggaran yang difokuskan dalam penanganan covid-19. Menurutnya berhentinya proses pembangunan tentu akan mempengaruhi perekonomian di suatu daerah.
“Saya harap daerah tetap bisa berinovasi dan improvisasi dalam hal pembangunan daerah meskipun keputusan refokusing terdapat persentasi tertentu dengan variabel kesehatan,” ujarnya, dalam realesnya yang diterima aktualitas.id Kamis(25/6/2020).
HD mengatakan banyaknya jumlah kasus positif di suatu daerah tidak dapat dijadikan tolak ukur suatu daerah menjadi dikucilkan, karena hal tersebut juga terjadi karena masifnya tes yang dilakukan oleh daerah dalam upaya cegah tangkal covid-19, melalui tracing, testing, dan treatment. Yang membuktikan adanya keseriusan penanganan covid-19 oleh Pemda.
“Kita harus berpikir tentang angka keberhasilan yang sembuh. Karena informasi peningkatan jumlah positif akan menimbulkan kepanikan dan kepanikan membuat ekonomi rusak. Yang perlu diperhatikan bagaimana treatmentnya,” ujarnya.
“Karena jika kita ingin bantu UMKM, pasti mereka butuh keterampilan, harus ada pemasaran, sehingga harus ada solusi untuk ini semua,”katanya.
Sementara itu, Ketua KPK RI, Firli Bahuri sepakat dengan apa yang dikatakan Gubernur HD saat menanggapi hal tersebut. Dijelaskannya bahwa sesuai amanat Presiden bahwa selama musim pandemi ini, kegiatan aktivitas perekonomian tidak boleh terhenti, PHK tidak boleh terjadi sehingga aktivitas ekonomi masih berjalan.
Dalam kesempatan itu, Firli juga meminta Gubernur seluruh Indonesia untuk berpartisipasi dalam mencegah terjadinya korupsi dengan melakukan pengelolaan pemerintahan dengan baik, terutama saat ini dalam pengelolaan dana refokusing untuk cegah tangkal covid-19.
Turut hadir Asisten II Bidang Ekonomi Keuangan dan Pembangunan, Yohanes H Toruan, Asisten III Administrasi dan Umum Prof Edwar Juliartha dan Para Kepala OPD Prov Sumsel.
-
RIAU06/08/2026 18:15 WIBMerawat Pesisir di Rupat, Ekspedisi Merah Putih Polda Riau Bantu Nelayan dan Tanam 1.000 Mangrove
-
DUNIA06/08/2026 21:00 WIBRudal Rusia Tewaskan Belasan Orang di Kyiv
-
DUNIA06/08/2026 18:00 WIBNetanyahu: Serang Iran Tak Butuh Restu Washington
-
EKBIS06/08/2026 20:00 WIBAirlangga Pastikan Pertalite Tak Naik hingga Akhir 2026
-
NUSANTARA06/08/2026 22:00 WIBBocah 11 Tahun di Jambi Tewas Diterkam Buaya Ganas
-
RAGAM07/08/2026 01:05 WIBSJA Textile Hadirkan Strategic Fabric Partner, Bantu Brand Fashion dari Awal Produksi
-
EKBIS07/08/2026 10:30 WIBRupiah Jadi Pecundang di Asia Pagi Ini
-
NASIONAL07/08/2026 06:00 WIBAmnesty Desak MBG Dihentikan Usai Dugaan Keracunan Massal