DUNIA
Rudal Rusia Tewaskan Belasan Orang di Kyiv
AKTUALITAS.ID – Ibu kota Ukraina, Kyiv, kembali menjadi sasaran serangan besar Rusia. Gelombang rudal dan pesawat nirawak (drone) yang diluncurkan pada Rabu (5/8/2026) menewaskan sedikitnya 17 orang dan melukai lebih dari 40 lainnya, menurut otoritas Ukraina.
Serangan tersebut memicu kebakaran di sejumlah lokasi dan kembali memperlihatkan intensitas konflik yang masih tinggi setelah berbulan-bulan Rusia meningkatkan serangan terhadap ibu kota Ukraina.
Menurut laporan, Ukraina tidak berhasil mencegat rudal balistik yang digunakan dalam serangan itu. Kondisi tersebut mendorong Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky kembali menyerukan peningkatan dukungan sistem pertahanan udara, termasuk tambahan rudal pencegat Patriot.
“Rudal pencegat balistik adalah hal yang bisa menyelamatkan nyawa mereka yang tewas hari ini,” kata Zelensky.
Serangan terjadi setelah angkatan udara Ukraina mengeluarkan peringatan mengenai rudal balistik yang mengarah ke wilayah Kyiv. Tak lama kemudian, ledakan terdengar di berbagai penjuru kota.
Asap tebal membumbung di atas ibu kota saat fajar menyingsing. Sejumlah titik dilaporkan mengalami kebakaran akibat hantaman rudal dan puing-puing yang jatuh.
Saksi mata melaporkan bau menyengat sisa pembakaran masih tercium beberapa jam setelah serangan berakhir, sementara tim penyelamat terus bekerja mengevakuasi korban dan menangani dampak di lokasi yang terdampak.
Dalam beberapa bulan terakhir, Rusia meningkatkan frekuensi serangan ke Kyiv menggunakan kombinasi rudal balistik dan drone. Serangan semacam ini dinilai sulit dicegat karena waktu tempuh rudal yang singkat dan kecepatan tinggi, sehingga mempersempit waktu respons sistem pertahanan udara.
Hingga kini, otoritas Ukraina masih melakukan pendataan terhadap jumlah korban serta tingkat kerusakan yang ditimbulkan. Proses pencarian dan penyelamatan juga masih berlangsung di sejumlah lokasi.
Konflik Rusia-Ukraina yang telah berlangsung selama bertahun-tahun terus menimbulkan korban jiwa dan kerusakan infrastruktur. Serangan terbaru ke Kyiv kembali memperlihatkan bahwa situasi keamanan di ibu kota Ukraina masih sangat rentan, sementara upaya diplomatik untuk mengakhiri perang belum menghasilkan penyelesaian yang permanen. (Mun)
-
NUSANTARA05/08/2026 23:00 WIBBMKG Beberkan Daftar Perairan yang Diterjang Gelombang 4 Meter
-
POLITIK06/08/2026 17:00 WIBMardani Nilai Oposisi dan Koalisi Sama-Sama Terhormat
-
NASIONAL06/08/2026 10:00 WIBSahroni Minta TNI-Polri Kawal Langsung Kasus Polisi Tewas
-
EKBIS06/08/2026 10:30 WIBRupiah Menguat ke Rp17.900 per Dolar AS
-
NASIONAL06/08/2026 11:00 WIBKPK: Raja Juli Diduga Terima Sin$14.000 dari Bupati Kuansing
-
POLITIK06/08/2026 06:00 WIBIsu Ganti Kapolri Memanas! ProDem Sebut Ada Upaya Ganggu Pemerintahan Prabowo
-
JABODETABEK06/08/2026 06:30 WIBCek Lokasi SIM Keliling Jakarta Sebelum Berangkat
-
NUSANTARA06/08/2026 13:30 WIBOknum Polisi Bunuh Lansia Usai Pinjaman Rp50 Juta Ditolak