Connect with us

POLITIK

Isu Ganti Kapolri Memanas! ProDem Sebut Ada Upaya Ganggu Pemerintahan Prabowo

Aktualitas.id -

Ketua Majelis Pro-Demokrasi (ProDem) Iwan Sumule, foto: Ist

AKTUALITAS.ID – Isu pergantian Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo kembali memanaskan ruang publik. Di tengah derasnya spekulasi yang beredar di media sosial, muncul dua respons yang sama-sama menepis kabar tersebut. Ketua Majelis Pro-Demokrasi (ProDem) Iwan Sumule menyebut isu itu sebagai bagian dari upaya menciptakan kegaduhan politik, sementara Komisi III DPR memastikan belum ada Surat Presiden (Surpres) mengenai pergantian Kapolri.

Iwan Sumule menilai isu pergantian Kapolri bukan sekadar dinamika politik biasa. Menurutnya, ada pihak-pihak yang sengaja memainkan narasi tersebut untuk mengganggu stabilitas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

“Isu pergantian Kapolri dimainkan oleh mereka yang mau membuat kekacauan dan mengganggu Pemerintahan Prabowo,” kata Iwan dalam keterangannya, Rabu (5/8/2026).

Iwan, yang juga menjabat sebagai Wakil Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (Taskin), berpandangan bahwa hingga kini Jenderal Listyo Sigit masih menunjukkan kinerja yang sejalan dengan agenda pemerintah.

Ia menyebut Polri di bawah kepemimpinan Sigit telah mendukung berbagai program strategis nasional, mulai dari pengamanan kebijakan pemerintah, pengawalan program swasembada pangan, keterlibatan dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui pembentukan sekitar 1.500 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), hingga pengamanan agenda nasional sejak pandemi Covid-19, pemilu, dan berbagai gangguan keamanan.

Karena itu, menurut Iwan, dorongan pergantian Kapolri justru berpotensi mengganggu konsolidasi pemerintahan dan stabilitas politik. Pernyataan tersebut merupakan pandangan Iwan Sumule dan bukan pernyataan resmi pemerintah.

Sementara itu, isu yang menyebut Surat Presiden (Surpres) mengenai pergantian Kapolri telah masuk ke DPR juga dibantah tegas oleh Komisi III DPR.

Ketua Komisi III DPR Habiburokhman menegaskan hingga saat ini DPR belum menerima Surpres terkait pergantian Kapolri.

“Tidak benar ada surat presiden soal penggantian Kapolri,” tegas Habiburokhman kepada wartawan, Selasa (4/8/2026).

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai kabar yang beredar di media sosial tanpa dasar yang jelas.

Habiburokhman menilai kinerja Jenderal Listyo Sigit selama ini berjalan baik sehingga belum ada indikasi pergantian sebagaimana rumor yang beredar.

Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari Presiden Prabowo Subianto mengenai rencana pergantian Kapolri, maupun keputusan resmi pemerintah terkait isu tersebut. Dengan demikian, kabar mengenai pergantian Kapolri masih sebatas spekulasi yang belum dikonfirmasi oleh otoritas yang berwenang. (Mun)

TRENDING

Exit mobile version