Berita
Kapolda Jatim Imbau Warga Tak Berkerumun Saat Idul Adha
AKTUALITAS.ID – Kapolda Jawa Timur Irjen M Fadil Imran berpesan kepada masyarakat untuk tetap menerapkan protokol pencegahan COVID-19. Terutama di Hari Raya Idul Adha, ia imbau warga tak berkerumun. Fadil mengatakan, dirinya tak ingin saat momen tersebut muncul klaster baru, seperti saat Idul Fitri. Menurutnya, klaster baru membuat usaha pemerintah sia-sia dalam menurunkan angka positif […]
AKTUALITAS.ID – Kapolda Jawa Timur Irjen M Fadil Imran berpesan kepada masyarakat untuk tetap menerapkan protokol pencegahan COVID-19. Terutama di Hari Raya Idul Adha, ia imbau warga tak berkerumun.
Fadil mengatakan, dirinya tak ingin saat momen tersebut muncul klaster baru, seperti saat Idul Fitri. Menurutnya, klaster baru membuat usaha pemerintah sia-sia dalam menurunkan angka positif COVID-19 di Jatim.
“Sebentar lagi Hari Raya Idul Adha. Kita sudah punya pengalaman kemarin ketika Idul Fitri, di mana saudara kita melakukan silaturahmi dengan sedikit mengesampingkan protokol kesehatan. Akhirnya angka rate of transmision kita naik. Jadi saya berharap di Idul Adha tak mengulang saat Lebaran kemarin,” kata Fadil di Mapolda Jatim, Jalan Ahmad Yani Surabaya, Selasa (22/7/2020).
Kendati demikian, Fadil menyebut pihaknya akan terus berupaya agar peningkatan kasus seperti Idul Fitri lalu tak lagi terjadi. Salah satunya dengan memberikan sosialisasi dan edukasi ke masyarakat.
“Mudah-mudahan dengan formula yang sudah kita dapatkan dari hulu ke hilir ini, kita bisa mengendalikan, mengontrol dan mengembangkan terus partisipasi masyarakat, memperbaiki terus kinerja gugus tugas,” imbuhnya.
Tak hanya itu, Fadil mengaku optimis jika seluruh daerah di Jatim bisa menjadi zona hijau. Fadil juga percaya masyarakat akan menaati protokol pencegahan COVID-19.
“Saya prihatin kalau ada masyarakat abai akan protokol kesehatan. Tapi saya optimis dengan komitmen untuk Jatim kembali hijau,” ujar Fadil.
“Jadi kenapa kita melakukan penegakan hukum, kenapa kita membuat kampung tangguh, mengapa kita melakukan edukasi di titik-titik pasar. Itu semua berbasis pada hasil penelitian. Harapan saya intinya, satu bulan ke depan yang merah bisa menjadi oranye, yang oranye bisa menjadi kuning dan yang kuning dapat menjadi hijau,” pungkas Fadil. [Beritajatim]
-
EKBIS15/09/2026 09:30 WIBIHSG Jeblok! 3 Saham Bank Jumbo Ikut Terseret
-
OASE15/09/2026 05:00 WIBUmat Islam Wajib Percaya Seluruh Kitab Ini Tanpa Terkecuali
-
POLITIK15/09/2026 14:00 WIBGolkar Angkat Suara soal OTT Fahd
-
NASIONAL15/09/2026 16:00 WIBJurnalis Hilang, Pencarian Tembus Bengkulu
-
NASIONAL15/09/2026 07:00 WIBFahd Arafiq hingga Eks Bupati Kebumen Masuk OTT KPK
-
DUNIA15/09/2026 15:00 WIBIRGC Klaim Tembak Jatuh Drone AS di Selat Hormuz
-
NUSANTARA15/09/2026 12:30 WIBPuluhan Siswa MTsN Pariaman Keracunan Massal
-
NUSANTARA15/09/2026 14:30 WIBKabut dan Asap Turunkan Jarak Pandang hingga 1 Km di Sumut