Berita
Fahri Hamzah: UU Pemilu Sering Berubah Bisa Ganggu Stabilitas Demokrasi di Indonesia
AKTUALITAS.ID – Mantan Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah menilai pembentukan RUU Pemilu tidak penting. Apalagi ambang batas parlemen kembali diubah. Fahri menilai, sering berubahnya undang-undang tentang Pemilu bisa mengganggu stabilitas demokrasi di Indonesia. “Persentase naik turun angka pada itu sesungguhnya karya merupakan gangguan yang terus-menerus terhadap demokrasi kita. Dan itu tidak relevan. Jadi menurut saya […]
AKTUALITAS.ID – Mantan Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah menilai pembentukan RUU Pemilu tidak penting. Apalagi ambang batas parlemen kembali diubah. Fahri menilai, sering berubahnya undang-undang tentang Pemilu bisa mengganggu stabilitas demokrasi di Indonesia.
“Persentase naik turun angka pada itu sesungguhnya karya merupakan gangguan yang terus-menerus terhadap demokrasi kita. Dan itu tidak relevan. Jadi menurut saya revisi UU Pemilu itu tidak terlalu penting,” kata Fahri dalam keterangannya, Kamis (28/1/2021).
Waketum Partai Gelora itu bilang, lebih baik UU Pemilu mengantisipasi segala hal yang mencederai Pemilu seperti politik uang, hingga berbagai kecurangan sebelum, ketika dan sesudah Pemilu.
“Ini sebenarnya yang jauh lebih penting direncanakan, dari pada sekedar perubahan angka-angka yang sebenarnya tidak ada dasarnya. Tanggapan pembahasan rancangan Undang-Undang sebenarnya agak unik memang di Indonesia ini, karena setiap Pemilu dan setiap pertandingan peraturannya dibuat kembali dan diubah-ubah kembali. Itu sesuatu yang sebenarnya mengganggu stabilitas demokrasi kita di Indonesia,” jelas Fahri.
Fahri mendorong Presiden Joko Widodo membakukan UU Pemilu agar tidak terlalu sering diubah. Agar peraturan itu bisa dibuat lebih permanen.
“Yang paling penting dari rancangan atau UU Pemilu, selain mendesain dan mengantisipasi penyelenggaraan tapi juga legitimasi dari pada penyelenggaraan Pemilu itu sendiri, sebagai wahana representasi dari seluruh rakyat Indonesia, sehingga semua orang merasa berpartisipasi di dalam demokrasi kita,” tegasnya.
-
POLITIK05/11/2026 06:00 WIBKubu Gibran Tegas: Mandat Wapres Berlaku Hingga 2029
-
Berita05/11/2026 05:30 WIBBMKG: Jakarta Barat dan Pusat Hujan Jam 4 Sore
-
DUNIA05/11/2026 08:00 WIBDemokrat Sapu Bersih Kongres AS
-
JABODETABEK05/11/2026 07:15 WIBKasus Dugaan Pemerasan Pengusaha, JPU Siapkan Tuntutan Berlapis
-
NASIONAL05/11/2026 07:00 WIBTega Sadap Kepala Negara, Listyo Sigit Dicurigai Main Mata dengan Kelompok Tertentu
-
EKBIS04/11/2026 23:00 WIBUMP DKI Berpotensi Cetak Rekor Baru Tahun Depan
-
OASE05/11/2026 05:00 WIBAllah Benci Pengkhianat
-
JABODETABEK05/11/2026 06:30 WIBCatat 5 Titik SIM Keliling Jakarta 5 November 2026