Berita
Pascakudeta, AS Segera Berlakukan Sanksi ke Militer Myanmar
Juru bicara Gedung Putih Jen Psaki tidak bisa menyebutkan kapan sanksi ekonomi akan diberlakukan, tetapi pemerintahan Joe Biden sedang meninjaunya. “Penahanan Aung San Suu Kyi, pejabat sipil, dan deklarasi keadaan darurat nasional adalah serangan langsung terhadap transisi Burma menuju demokrasi dan supremasi hukum. Meninjau sanksi adalah prioritas kami,” terang Psaki. Militer Myanmar mengumumkan masa darurat […]
Juru bicara Gedung Putih Jen Psaki tidak bisa menyebutkan kapan sanksi ekonomi akan diberlakukan, tetapi pemerintahan Joe Biden sedang meninjaunya.
“Penahanan Aung San Suu Kyi, pejabat sipil, dan deklarasi keadaan darurat nasional adalah serangan langsung terhadap transisi Burma menuju demokrasi dan supremasi hukum. Meninjau sanksi adalah prioritas kami,” terang Psaki.
Militer Myanmar mengumumkan masa darurat pada Senin (1/2), beberapa jam setelah menahan Suu Kyi, Presiden Win Myint, dan anggota senior lainnya dari partai yang berkuasa Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD). Kudeta terjadi beberapa jam jelang sidang parlemen perdana sejak pemilu November lalu yang dimenangkan oleh Partai NLD.
Militer mengklaim kudeta itu dipicu praktik kecurangan selama pemilu yang menyebabkan NLD unggul di parlemen.
-
JABODETABEK30/10/2026 11:30 WIBLe Minerale Bantah Danai Aksi Demo di Bundaran HI
-
NUSANTARA30/10/2026 13:30 WIBBMKG Pastikan Musim Hujan 2026 Mundur & Durasinya Disunat
-
POLITIK30/10/2026 13:00 WIBJokowi Tak Mau Berspekulasi soal Gibran
-
NUSANTARA30/10/2026 12:30 WIBTragis! Bayi di Bulukumba Meninggal Setelah 10 Hari Tak Bisa Makan
-
EKBIS30/10/2026 17:00 WIBDolar Tembus Rp 22.000? Hashim Warnai Bencana Besar Ekonomi RI
-
DUNIA30/10/2026 15:00 WIBSerangan Drone Israel Tewaskan 5 Warga di Gaza
-
POLITIK30/10/2026 11:00 WIBMK Tolak Jabatan DPRD Diperpanjang DPRD 2031
-
DUNIA30/10/2026 12:00 WIBNetanyahu Masih Jadi PM Israel