Berita
Soal Kasus Korupsi Masjid Sriwijaya, Kejati Sumsel Panggil Jimly Asshiddiqie
AKTUALITAS.ID – Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Jimly Asshiddiqie dijadwalkan akan menjalani pemeriksaan oleh Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan sebagai saksi dalam dugaan kasus korupsi Masjid Raya Sriwijaya Palembang, Senin (12/4) mendatang. Kepala Seksi Penerangan dan Hukum Kejati Sumsel Khaidirman membenarkan penyidik bakal melakukan pemeriksaan terhadap Jimly.Lihat juga: Kisah Petani Tuban dari Miliarder Kini Sisa Uang Rp50 […]
AKTUALITAS.ID – Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Jimly Asshiddiqie dijadwalkan akan menjalani pemeriksaan oleh Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan sebagai saksi dalam dugaan kasus korupsi Masjid Raya Sriwijaya Palembang, Senin (12/4) mendatang.
Kepala Seksi Penerangan dan Hukum Kejati Sumsel Khaidirman membenarkan penyidik bakal melakukan pemeriksaan terhadap Jimly.
Lihat juga: Kisah Petani Tuban dari Miliarder Kini Sisa Uang Rp50 Juta
“Betul, Senin depan [dipanggil] selaku saksi kasus Masjid Sriwijaya,” ujar Khaidirman, Kamis (8/4/2021).
Ia berujar, Kejati Sumsel telah melayangkan surat pemanggilan terhadap Jimly untuk keperluan penyelidikan kasus yang ditaksir merugikan negara senilai Rp130 miliar tersebut. Dirinya belum bisa memastikan peran Jimly dalam pembangunan masjid tersebut.
“Belum tahu, itu termasuk materi pemeriksaan. Penyidik yang tahu,” ujar Khaidirman menambahkan.
Jimly diketahui merupakan Ketua Dewan Pembina Yayasan Wakaf Masjid Raya Sriwijaya sejak awal rencana pembangunan masjid tersebut pada 2015 lalu.
Pada 2019, Jimly sempat mendatangi Pemerintah Provinsi Sumsel mempertanyakan pembangunan masjid tersebut yang terhambat sengketa lahan.
Kasus ini juga menyeret mantan Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin. Penyidik telah melakukan penjadwalan ulang pemeriksaan terhadap Alex.
Alex sebelumnya dipanggil penyidik Kejati sebagai saksi kasus dugaan korupsi Masjid Raya Sriwijaya pada Senin (5/4) lalu. Alex sebagai Gubernur Sumsel pada 2015 lalu menjabat sebagai Ketua Pembangunan Masjid Raya Sriwijaya.
“Setelah tidak hadir pada pemanggilan pertama, penyidik melakukan penjadwalan ulang untuk pemeriksaan terhadap Alex Noerdin. Dijadwalkan Kamis (15/4) depan untuk pemanggilan selanjutnya,” kata Khaidirman.
Dugaan kasus korupsi mencuat setelah Kejati Sumsel melakukan penyelidikan pada awal 2021. Pembangunan masjid yang diklaim bakal menjadi yang terbesar se-Asia seluas 20 hektare tersebut telah menelan dana APBD sebesar Rp130 miliar.
Sampai saat ini penyidik Kejati Sumsel telah memeriksa 36 saksi atas kasus dugaan korupsi pembangunan tersebut. Sebanyak empat orang diantaranya telah ditetapkan sebagai tersangka. Mereka yakni Ketua Umum Panitia Pembangunan Masjid Raya Sriwijaya Eddy Hermanto, Ketua Panitia Divisi Lelang Syarifudin, Project Manager PT Yodya Karya sebagai kontraktor Yudi Arminto, dan Kerjasama Operasional (KSO) PT Brantas Abipraya-PT Yodya Karya Dwi Kridayani.
-
FOTO27/08/2026 21:03 WIBFOTO: DPR Terima Audiensi AMPB di Tengah Aksi Tuntut RUU Perampasan Aset
-
NASIONAL27/08/2026 19:30 WIBMenteri LH Ancam Sanksi Pengusaha yang Cemari Danau
-
FOTO27/08/2026 22:30 WIBFOTO: PP GMH Serukan Damai dan Dialog
-
NASIONAL27/08/2026 10:00 WIBHabib Bantah Keras Tuduhan Blokir Rekening Botok Pati
-
EKBIS27/08/2026 20:28 WIBMentan Ungkap Kendala Penyerapan Telur dan Ayam untuk Program MBG
-
DUNIA27/08/2026 12:00 WIBHamas Ngamuk Usai Layang-layang Disebut Aktivitas Militan
-
NASIONAL27/08/2026 13:00 WIBDasco Teken Janji Mundur jika RUU Perampasan Aset Molor
-
DUNIA27/08/2026 18:00 WIBRatusan Warga India Hilang dalam Banjir Bandang Nepal

















