Berita
Karena Tikam Anjing 50 Kali Sampai Mati, Seorang Pria AS Dipenjara 10 Tahun
Seorang pria di Florida, Amerika Serikat, yang dituduh memukuli anak anjing pit bull kemudian menikamnya 50 kali dan memasukkannya ke dalam koper sementara anjing itu sekarat, akan menjalani hukuman 10 tahun penjara setelah dirinya mengakui perbuatannya. Demikian dikatakan pengacaranya kemarin. Harian South Florida Sun Sentinel melaporkan Brendan Evans, 35 tahun, dari Hollywood mengaku bersalah setelah […]
Seorang pria di Florida, Amerika Serikat, yang dituduh memukuli anak anjing pit bull kemudian menikamnya 50 kali dan memasukkannya ke dalam koper sementara anjing itu sekarat, akan menjalani hukuman 10 tahun penjara setelah dirinya mengakui perbuatannya. Demikian dikatakan pengacaranya kemarin.
Harian South Florida Sun Sentinel melaporkan Brendan Evans, 35 tahun, dari Hollywood mengaku bersalah setelah empat tahun peristiwa itu terjadi. Ollie, nama anjing pit bull itu kemudian mati dua hari setelah dianiaya.
Dilansir dari laman AP, Rabu (10/11), penganiayaan terhadap Ollie memicu kecaman internasional. Evans awalnya membantah terlibat, tetapi penyelidik menemukan cakar kucing dan tikus dengan kepala terpenggal di lemari esnya, noda darah di kamar mandinya dan darah kering serta bulu binatang di ovennya, kata harian tersebut.
Evans telah ditahan di penjara sejak penangkapannya empat tahun lalu. Dia awalnya didakwa dengan 17 tuduhan kekejaman terhadap hewan tetapi jaksa menjatuhkan 15 sebagai imbalan atas pengakuan bersalah, jelas pengacara Michael Gottlieb.
-
POLITIK06/07/2026 07:00 WIBBocor! Isu ‘Lantai Empat’ DPR Diduga Atur Serangan ke PDIP
-
NASIONAL06/07/2026 17:15 WIBAHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK
-
POLITIK06/07/2026 10:00 WIBPDIP Sebut PSI Tak Perlu Ditakuti Meski Jokowi Ikut Safari
-
POLITIK06/07/2026 13:00 WIBBRIN Khawatir Persiapan Pemilu 2029 Terganggu Jika RUU Molor
-
POLITIK06/07/2026 09:00 WIBPPP: Jangan Kunci Demokrasi dengan PT 7 Persen
-
JABODETABEK06/07/2026 05:30 WIBBMKG:Tiga Wilayah Jakarta Berpotensi Diguyur Hujan Ringan
-
POLITIK06/07/2026 11:00 WIBPKS: Politik Mahal dan Ruang Gelap Jadi Pemicu Korupsi
-
NASIONAL06/07/2026 06:00 WIBSudjatmiko: Infrastruktur Jabar Jangan Jalan di Tempat