Berita
Berangkat Haji di Kepulauan Riau Butuh Waktu 19 tahun
AKTUALITAS.ID – Kepala Bidang Haji dan Umrah Kantor Wilayah Kementerian Agama Kepulauan Riau Afrizal mengatakan bahwa masa tunggu berangkat haji bagi calon haji di wilayah Kepulauan Riau sampai 19 tahun. Di Tanjungpinang, Afrizal mengatakan bahwa warga yang tahun ini mendaftar untuk berhaji diperkirakan baru bisa berangkat ke Tanah Suci tahun 2041. Ia mengatakan bahwa masa […]
AKTUALITAS.ID – Kepala Bidang Haji dan Umrah Kantor Wilayah Kementerian Agama Kepulauan Riau Afrizal mengatakan bahwa masa tunggu berangkat haji bagi calon haji di wilayah Kepulauan Riau sampai 19 tahun.
Di Tanjungpinang, Afrizal mengatakan bahwa warga yang tahun ini mendaftar untuk berhaji diperkirakan baru bisa berangkat ke Tanah Suci tahun 2041.
Ia mengatakan bahwa masa tunggu berangkat haji panjang karena jumlah warga Muslim yang hendak berhaji terus bertambah tetapi kuota haji untuk Kepulauan Riau hanya 1.281 orang per tahun.
Selain itu, menurut dia, dalam dua tahun terakhir pandemi COVID-19 membuat pemerintah tidak bisa memberangkatkan jamaah haji ke Arab Saudi.
Ia mengatakan bahwa warga Kepulauan Riau yang mengantre untuk berangkat haji sebanyak 24.339 orang. Ia berharap tahun ini pemerintah bisa kembali memberangkatkan jamaah haji ke Tanah Suci.
“Kami masih menunggu kepastian Arab Saudi apakah tahun ini sudah dibuka atau belum, lalu kuota CJH normal atau dikurangi, itu juga belum tahu,” katanya Rabu (23/2/2022).
Ia mengatakan bahwa secara umum calon haji di Kepulauan Riau sudah siap berangkat ke Tanah Suci untuk menunaikan ibadah haji.
“Jamaah kita sudah memenuhi syarat, seperti telah divaksin dan ikut manasik haji,” kata dia.
Ia menjelaskan pula bahwa warga yang hendak menunaikan ibadah haji harus membayar setoran awal Rp25 juta agar mendapat nomor porsi atau nomor antrean untuk berangkat berhaji.
-
NASIONAL21/05/2026 18:30 WIBSoroti Tata Kelola dan Anggaran Jumbo, KPK Peringatkan Prabowo
-
NUSANTARA21/05/2026 19:08 WIBGeger WNA Filipina Pakai KTP Indonesia untuk Urus Paspor
-
NASIONAL21/05/2026 18:00 WIBIDAI Desak BGN Evaluasi Distribusi Susu Formula, Ingatkan Risiko Ganggu ASI
-
NASIONAL21/05/2026 17:30 WIBMenhan Klaim Batalyon Teritorial Bisa Tekan Pembegalan, Warganet: Bukan Tugasnya Pak!
-
DUNIA21/05/2026 20:09 WIBDeepfake AI Menyamar Jadi PM Singapura, Pebisnis Kehilangan Rp46 Miliar
-
NASIONAL21/05/2026 21:00 WIBDinkes Bekasi Dilaporkan ke KPK Terkait Pengadaan Ambulans dan Mobil Jenazah
-
POLITIK21/05/2026 19:42 WIBPengamat: Putusan MK soal Ambang Batas Parlemen Bukan Negosiasi Politik
-
NUSANTARA22/05/2026 10:00 WIBSeleksi Koperasi Desa Merah Putih Membludak, 12.491 Peserta Ikuti Tes Mental Ideologi