Berita
PM Israel Minta Militer Siapkan Tentara Cadangan untuk Serangan Darat ke Kota Rafah
AKTUALITAS.ID – Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu meminta militer untuk memobilisasi tentara cadangan dalam persiapan serangan darat di Kota Rafah, Jalur Gaza selatan, sebuah media lokal melaporkan pada Sabtu (10/2/2024).
Menurut Channel 13, Kepala Staf Umum Herzi Halevi mengatakan bahwa militer Israel siap menjalankan misi apa pun, ‘tetapi ada aspek politik yang harus ditangani terlebih dahulu’.
Seorang pejabat senior Israel, yang tidak ingin disebutkan namanya, mengatakan kepada media itu bahwa ‘operasi di Rafah semakin dekat’.
Netanyahu pada Jumat (9/2/2024), memerintahkan militer untuk mengajukan dua rencana evakuasi penduduk Palestina dari Rafah, di mana lebih dari 1 juta warga mengungsi akibat perang, dan untuk mengalahkan ‘batalion Hamas’ yang tersisa.
Warga Palestina telah mengungsi ke Rafah ketika Israel menggempur bagian lain Gaza setelah serangan Hamas pada 7 Oktober. Serangan-serangan Israel telah menewaskan lebih dari 28.000 orang Palestina, selain menimbulkan kehancuran massal dan kelangkaan kebutuhan dasar.
Perang yang dilancarkan Israel membuat 85 persen penduduk Gaza mengungsi di tengah keterbatasan makanan, air bersih, dan obat-obatan, sementara 60 persen infrastruktur di wilayah kantong Palestina itu rusak atau hancur, menurut PBB. (YAN KUSUMA/ARI WIBOWO)
-
RIAU18/09/2026 07:30 WIBPolisi Amankan Anak 14 Tahun di Bengkalis
-
NUSANTARA18/09/2026 14:30 WIBUNRI dan Polda Riau Resmikan Pusat Studi Kepolisian dan Lingkungan
-
EKBIS18/09/2026 09:30 WIBJelang Akhir Pekan, IHSG Tancap Gas Tinggalkan Zona Merah
-
POLITIK18/09/2026 09:00 WIBDasco: PT 5 Persen Masih Jadi Bahan Diskusi
-
JABODETABEK18/09/2026 08:30 WIB9 Kecamatan Jakarta Masuk Zona Rawan Tanah Bergerak
-
POLITIK18/09/2026 10:00 WIBWaketum PAN Buka Suara Soal Nasib Parliamentary Threshold
-
POLITIK18/09/2026 07:00 WIBPrabowo Ungkap Dugaan Tangan Asing di Balik Kerusuhan
-
POLITIK18/09/2026 14:00 WIBPDIP: Koalisi dengan Gerindra Masih Terlalu Pagi