Berita
Erdogan Ajak Negara Muslim untuk Hentikan Serangan Israel di Gaza
AKTUALITAS.ID – Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, memanggil negara-negara Muslim untuk bersatu dalam menghentikan serangan Israel terhadap Gaza.
Dalam sebuah percakapan telepon dengan Presiden Gambia, Adama Barrow, Erdogan membahas situasi yang sedang berlangsung di Palestina serta agenda KTT Islam ke-15 yang akan diadakan di Gambia.
Dalam pernyataan yang dibagikan oleh Direktorat Komunikasi Turki di media sosial, Erdogan dan Barrow menekankan pentingnya kerja sama antara Turki dan Gambia dalam menghadapi tantangan global, termasuk krisis di Timur Tengah.
Erdogan menyatakan harapannya bahwa keputusan yang diambil dalam KTT Islam ke-15 akan membawa manfaat yang nyata bagi umat Islam di seluruh dunia. Menteri Luar Negeri Turki, Hakan Fidan, dijadwalkan untuk mewakili Turki dalam pertemuan tersebut.
Gambia, sebagai tuan rumah KTT tersebut, diharapkan akan menjadi tempat bagi para pemimpin Muslim untuk bersatu dalam menghadapi tantangan dan mencari solusi bersama. Pertemuan tersebut direncanakan akan berlangsung pada 4-5 Mei 2024 di ibu kota Gambia, Banjul.
Dengan adanya panggilan Erdogan untuk solidaritas Muslim dalam menghadapi krisis di Palestina, harapannya adalah agar langkah-langkah konkret dapat diambil untuk mengakhiri kekerasan dan menjamin keamanan bagi rakyat Gaza. (YAN KUSUMA/RAFI)
-
POLITIK03/11/2026 20:00 WIB4 RUU Prioritas DPR Masa Persidangan II 2026, Ada RUU Perampasan Aset
-
POLITIK03/11/2026 19:00 WIBPemuda LIRA Desak DPR Segera Proses Pemakzulan Gibran
-
JABODETABEK04/11/2026 05:30 WIBBMKG: Sebagian Besar Jakarta Berpotensi Hujan Ringan Rabu
-
EKBIS03/11/2026 23:00 WIBSeharian Ngaspal, Ojol Cuma Bawa Pulang Rp60 Ribu
-
NASIONAL04/11/2026 05:00 WIBIJTI Usulkan Udin Bernas Jadi Pahlawan Nasional, Mensos Siapkan Proses Pengusulan
-
EKBIS04/11/2026 10:30 WIBRupiah Perkasa Lawan Dolar AS Jelang Pemilu Amerika
-
EKBIS04/11/2026 09:30 WIBIHSG Anjlok Hampir 1,5 Persen
-
POLITIK04/11/2026 06:00 WIBHabiburokhman Ungkap Dugaan Polisi Minta Rp50 Juta ke Kader Gerindra