DUNIA
Banjir Besar Terjang Polandia, 2,39 Juta Orang Terdampak
AKTUALITAS.ID — Polandia kini menghadapi salah satu bencana banjir terbesar dalam sejarahnya. Pemerintah telah memperluas status darurat bencana ke sejumlah wilayah yang terkena dampak paling parah, termasuk Zgorzelec, Olawa, dan dua kawasan di Kota Wroclaw di Provinsi Silesia Bawah. Sementara itu, Provinsi Lubusz juga mengalami perluasan status bencana ke kota-kota seperti Szprotawa, Zagan, dan Malomice, serta beberapa daerah pedesaan di sekitar Zagan.
Banjir ini terjadi setelah hujan deras akibat Badai Boris melanda Eropa Tengah, menyebabkan sungai-sungai besar seperti Sungai Danube meluap. Setidaknya 20 orang tewas, dan sekitar 6.544 orang telah diungsikan di wilayah barat daya Polandia. Data dari kantor perdana menteri menyebutkan bahwa sekitar 2,39 juta orang di 749 kota dan desa terdampak banjir ini, dengan puluhan ribu orang yang terkena dampak langsung.
Kerusakan infrastruktur akibat banjir sangat signifikan. Hingga Sabtu lalu, 11.502 rumah dan apartemen rusak atau terendam air, bersama dengan 6.033 permukiman dan 724 fasilitas umum, termasuk sekolah, jalan, dan jembatan. Pemerintah setempat masih berjuang untuk memulihkan akses ke berbagai wilayah yang terisolasi akibat banjir.
Polandia bukan satu-satunya negara yang merasakan dampak dari Badai Boris. Negara-negara tetangga seperti Republik Ceko, Slovakia, serta bagian selatan Jerman dan Austria juga mengalami banjir besar, terutama di kawasan Pegunungan Alpen. Kondisi cuaca ekstrem ini telah membuat Sungai Danube dan banyak anak sungainya meluap, memperburuk situasi di seluruh kawasan.
Pemerintah Polandia dan tim penyelamat terus berupaya keras untuk memberikan bantuan bagi korban, menyediakan tempat penampungan darurat, dan memastikan kebutuhan dasar terpenuhi. Meski begitu, tantangan besar masih menghadang di depan, terutama dalam upaya pemulihan dan perbaikan infrastruktur yang rusak akibat banjir.
Dengan kondisi cuaca yang masih tidak menentu, penduduk diimbau untuk tetap waspada dan mengikuti arahan dari pihak berwenang. (NAUFAL/RAFI)
-
POLITIK31/10/2026 10:00 WIBTok, MA Batalkan Ijazah SMA Wapres Gibran
-
POLITIK31/10/2026 06:00 WIBBawa-bawa Putusan MK, PKS dan PDIP Resmi Duet ‘Lawan’ Gibran
-
DUNIA31/10/2026 00:00 WIBIntelijen Ukraina Ungkap Kematian WNI di Medan Perang Rusia
-
NASIONAL31/10/2026 07:00 WIBPutusan MK: Pemindahan Ibu Kota ke IKN Tak Bisa Buru-buru
-
POLITIK31/10/2026 09:00 WIBDede Yusuf Ungkap Sejumlah Persoalan dalam Pembahasan RUU Pemilu
-
Berita31/10/2026 11:00 WIBHashim Sebut Indonesia Mampu Biayai MBG jika Penerimaan Negara Optimal
-
DUNIA31/10/2026 12:00 WIB13 Orang Tewas dalam Serangan Drone Rusia di Stasiun Kereta Ukraina
-
RIAU31/10/2026 12:27 WIBKetua DPRD Bengkalis: Lomba PBB Bukan Sekadar Perebutkan Piala