DUNIA
Anak di California dan Pasien di Belanda Positif Flu Burung, Risiko Terhadap Manusia Masih Rendah
AKTUALITAS.ID – Flu burung kembali menjadi perhatian internasional setelah otoritas di Amerika Serikat, Belanda, dan Inggris melaporkan kasus positif terbaru. Di California, seorang anak dilaporkan positif flu burung dengan gejala pernapasan ringan, namun keluarga yang terpapar hasil tesnya negatif.
Meskipun kasus ini menimbulkan kekhawatiran, Departemen Kesehatan Publik setempat menyatakan bahwa risiko penularan antarmanusia masih rendah, dan spesimen tes pasien telah dikirim ke Pusat Kontrol dan Pencegahan Penyakit (CDC) untuk konfirmasi lebih lanjut.
Sementara itu, di Eropa, Belanda mengumumkan satu kasus positif flu burung di kota Putten, yang menjadi kasus pertama setelah wabah setahun lalu. Kementerian Pertanian Belanda segera memusnahkan hampir 23 ribu ayam di peternakan yang terinfeksi. Di Inggris, otoritas setempat melaporkan satu pasien positif flu burung di St Ives, yang mengakibatkan pemusnahan unggas dan penerapan zona perlindungan.
Kasus serupa juga ditemukan di Kanada, di mana seorang remaja yang dirawat di rumah sakit anak terinfeksi flu burung dan kini dalam kondisi kritis. Dinas Kesehatan Provinsi British Columbia sedang melakukan penyelidikan untuk menentukan sumber infeksi. Meskipun ada peningkatan kasus, pemerintah setempat menegaskan bahwa risiko penularan kepada masyarakat tetap rendah. (Damar Ramadhan)
-
DUNIA30/05/2026 12:00 WIBPBB Tuding Israel Lakukan Kejahatan Seksual di Zona Konflik
-
OTOTEK30/05/2026 12:30 WIBModus Baru Penipuan AI Bikin Korban Rugi Ratusan Juta
-
NASIONAL30/05/2026 13:00 WIBDPR Ingatkan Risiko Pelibatan TNI di Isu Keamanan Sipil
-
NASIONAL30/05/2026 14:50 WIBAnggaran Negara Selamat Triliunan Berkat WFH ASN
-
NUSANTARA30/05/2026 13:45 WIBFenomena Bulan Purnama Picu Ancaman Rob di Jawa Timur
-
RAGAM30/05/2026 15:35 WIBKemping Modern Tetap Punya Risiko Mematikan
-
EKBIS31/05/2026 06:00 WIBDPR: 6 Juta Pekerja di Ujung Tanduk
-
DUNIA30/05/2026 16:00 WIBNATO Siaga Penuh Usai Insiden Drone Rusia