DUNIA
Arab Saudi Prediksi Awal Puasa Ramadan 2025 Jatuh pada 1 Maret
AKTUALITAS.ID – Pemerintah Kerajaan Arab Saudi memperkirakan bulan suci Ramadan akan dimulai pada 1 Maret 2025. Prediksi ini didasarkan pada perhitungan astronomis.
Presiden Masyarakat Astronomi Jeddah, Majed Abu Zahra, menjelaskan bahwa 1 Ramadan dalam kalender Hijriah bertepatan dengan tanggal 1 Maret 2025 dalam kalender Gregorian. Kalender Hijriah didasarkan pada siklus lunar, dengan setiap bulan dimulai saat penampakan bulan sabit.
“Sinkronisasi yang tepat, seperti dalam kasus 1 Ramadhan 1446 yang bertepatan dengan 1 Maret 2025, hanya terjadi ketika siklus bulan dan matahari selaras, dan penyelarasan ini mencerminkan ketepatan matematis dan astronomi dalam pergerakan bulan dan bumi,” ujar Abu Zahra, seperti dikutip Saudi Gazette.
“Sinkronisasi seperti itu tidak sering terjadi, tetapi kembali dengan cara yang sama kira-kira setiap 33 tahun, meskipun dalam bulan yang berbeda,” paparnya.
Di Arab Saudi, penentuan 1 Ramadan biasanya dilakukan dengan mengamati bulan sabit melalui mata telanjang atau alat bantu optik seperti teleskop. Metode ini disebut rukyat.
Para pemantau hilal akan mengamati bulan sabit setelah matahari terbenam, menghadap ke arah barat. Kesaksian mereka dicatat dan selanjutnya Mahkamah Agung Saudi akan memutuskan kapan Ramadan dan Idul Fitri dimulai. (Mun/Ari Wibowo)
-
POLITIK27/07/2026 21:00 WIBNarasi Prabowo soal “Londo Ireng” Ciptakan Permusuhan dan Anti Demokrasi
-
RIAU27/07/2026 20:00 WIBNapi Kasus Narkoba Kabur Saat Berobat di Pekanbaru, Tiga Petugas Diperiksa
-
FOTO27/07/2026 21:30 WIBFOTO: Megawati Resmikan Monumen Kudatuli
-
NASIONAL27/07/2026 20:47 WIBJampidsus Kuntadi Diminta Buka Kembali Kasus Dugaan Korupsi IUP Kutai Barat
-
NASIONAL28/07/2026 10:00 WIBKomdigi Pasang Badan Usai Prabowo Dihujani Kritik soal ‘Londo Ireng’
-
EKBIS28/07/2026 11:30 WIBEmas Antam Jeblok Rp9.000 per Gram
-
NASIONAL27/07/2026 19:30 WIBEffendi Gazali Pertanyakan Legalitas Sekolah Internasional Berlabel SPK
-
JABODETABEK28/07/2026 08:30 WIBPolda Metro Gulung 8 Tersangka Sindikat Buzzer Hoaks

















