DUNIA
Blokade Israel Perparah Krisis Gaza: Dua Juta Warga Palestina Terancam Kelaparan Massal
AKTUALITAS.ID – Krisis kemanusiaan di Jalur Gaza mencapai titik nadir yang mengkhawatirkan. Program Pangan Dunia PBB (WFP) mengeluarkan peringatan keras bahwa hampir dua juta warga Palestina di wilayah tersebut, yang mayoritas merupakan pengungsi, kini hidup tanpa memiliki sumber pendapatan sama sekali. Mereka sepenuhnya bergantung pada uluran tangan bantuan kemanusiaan untuk sekadar memenuhi kebutuhan pangan mendasar.
Dalam serangkaian pernyataan mendesak yang dirilis dalam beberapa jam terakhir, WFP membunyikan alarm atas meningkatnya bahaya yang mengancam ratusan ribu penduduk Gaza. Organisasi PBB tersebut menyampaikan keprihatinan mendalam atas menipisnya persediaan pangan secara drastis, dan memperingatkan Gaza berada di ambang bencana kemanusiaan yang lebih besar.
Menurut laporan WAFA-OANA yang dikutip WFP, situasi kritis ini diperparah oleh tindakan penutupan perbatasan yang dilakukan oleh Zionis Israel. Blokade ini secara signifikan menghambat masuknya pasokan pangan vital ke wilayah kantong yang telah lama terkepung tersebut. WFP menekankan distribusi pangan yang berkelanjutan dan tanpa hambatan adalah kebutuhan mendesak untuk mencegah kehancuran total ketahanan pangan di Gaza.
WFP juga memperingatkan tentang dampak yang mengerikan jika kondisi saat ini terus berlanjut. Badan PBB itu menggambarkan bagaimana warga sipil Palestina di Gaza sudah menghadapi kondisi kemanusiaan yang sangat buruk, dengan krisis akut sumber daya penting yang menyelamatkan nyawa. Kehilangan sumber pendapatan bagi hampir seluruh populasi pengungsi semakin memperburuk situasi yang sudah genting ini, mendorong mereka ke jurang kelaparan dan keputusasaan.
Peringatan dari WFP ini menjadi seruan mendesak bagi komunitas internasional untuk mengambil tindakan nyata. Dibutuhkan tekanan yang lebih besar untuk memastikan akses bantuan kemanusiaan yang aman dan tanpa hambatan ke Gaza, serta solusi jangka panjang yang memungkinkan warga Palestina untuk membangun kembali kehidupan dan mata pencaharian mereka. Jika tidak, konsekuensi kemanusiaan yang lebih dahsyat tidak dapat dihindari. (Mun/Yan Kusuma)
-
RIAU08/07/2026 13:45 WIBKapolri Resmikan 80 Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II di Riau
-
FOTO08/07/2026 22:00 WIBFOTO: Presiden Prabowo dan PM India Modi Kunjungi Candi Prambanan
-
NUSANTARA08/07/2026 12:30 WIBGunung Anak Krakatau Meletus Lagi
-
NASIONAL08/07/2026 13:30 WIBAnak Menkeu Bantah Tudingan Bermain Judi Lewat Polymarket
-
NASIONAL08/07/2026 12:00 WIBRieke Minta KY dan MA Periksa Dugaan Pelanggaran Etik Penanganan PK Nikita Mirzani
-
NASIONAL08/07/2026 14:00 WIBKPK Telusuri Dugaan Asal Dana Amplop untuk Raja Juli
-
PAPUA TENGAH08/07/2026 20:45 WIBPolisi Tetapkan 7 Tersangka Pembunuhan Pilot AS di Yahukimo, Seluruhnya Masuk DPO
-
EKBIS08/07/2026 11:30 WIBHarga Minyak Dunia Meledak ke USD75/Barel