DUNIA
Kamala Harris Kecam Trump Menguangkan Kekuasaan dan Mengkhianati Amerika
AKTUALITAS.ID – Mantan Wakil Presiden Amerika Serikat, Kamala Harris, melontarkan kritik pedas terhadap kebijakan Donald Trump dalam sebuah pidato emosional di hadapan ratusan pendukung Partai Demokrat pada Rabu (30/4/2025). Dalam pidatonya, Harris menuduh Trump telah menjual kekuasaan untuk keuntungan pribadi dan membahayakan fondasi konstitusional negara.
“Alih-alih memajukan cita-cita tertinggi Amerika, kita justru menyaksikan pengabaian besar-besaran terhadap nilai-nilai tersebut,” ujar Harris dalam gala penggalangan dana di Palace Hotel, San Francisco, seperti dilansir Los Angeles Times.
Harris menyebut pemerintahan Trump dipenuhi agenda yang menguntungkan kelompok elite, sambil memangkas layanan publik penting. Ia juga mengecam praktik loyalisme berlebihan dan kebijakan luar negeri yang dinilainya merusak hubungan internasional.
“Ini adalah visi Amerika yang sempit dan mementingkan diri sendiri. Mereka menghukum yang tak sejalan, mengutamakan loyalis, menguangkan kekuasaan, dan membiarkan semua orang lainnya berjuang sendiri,” tegasnya.
Pernyataan ini menjadi yang paling tajam sejak Harris kalah dalam Pilpres 2024. Ia memperingatkan arah politik di bawah Trump berpotensi menciptakan krisis konstitusional.
Menanggapi pidato tersebut, juru bicara Trump, Steven Cheung, langsung menyindir Harris. “Seorang pecundang yang gagal, berusaha tetap relevan saat karier politiknya tenggelam,” tulis Cheung di platform X.
Pidato Harris muncul di tengah spekulasi soal kemungkinan pencalonannya sebagai Gubernur California pada 2026, menggantikan Gavin Newsom yang akan habis masa jabatannya. (Mun)
-
NASIONAL25/08/2026 13:00 WIBBank Mandiri Kena Serbu Netizen usai Bekukan Rekening Rp80,9 Juta
-
NASIONAL25/08/2026 11:00 WIBPrabowo Perintahkan Usut 4 Korporasi di Kalbar
-
DUNIA25/08/2026 12:00 WIBNetanyahu Diduga Sengaja Panaskan Gaza Demi Tunda Pemilu
-
NUSANTARA25/08/2026 19:00 WIBGempa Flores 1992 Lebih Mematikan dari 2026
-
NASIONAL25/08/2026 17:00 WIBMK Didesak Tegaskan Batas Masa Jabatan Kapolri
-
NASIONAL25/08/2026 14:00 WIBBNPB: NTT Diguncang 6.409 Gempa Susulan
-
RIAU25/08/2026 15:30 WIBTitik Api Pelalawan Turun 50%
-
DUNIA25/08/2026 15:00 WIBInggris Buka Akses Teknologi Rudal ke Ukraina

















