DUNIA
Australia Pertimbangkan Gugat AS di WTO Terkait Tarif Impor
AKTUALITAS.ID – Pemerintah Australia tengah mempertimbangkan langkah hukum terhadap Amerika Serikat di Organisasi Perdagangan Dunia (WTO), menyusul keputusan Presiden AS Donald Trump untuk menggandakan tarif impor baja dan aluminium.
Menurut laporan SBS News pada Senin (2/6/2025), Presiden Trump berencana menaikkan tarif impor kedua komoditas tersebut menjadi 50 persen mulai Rabu (4/6/2025). Saat ini, produk baja dan aluminium asal Australia sudah dikenakan tarif dasar sebesar 10 persen.
Langkah proteksionis ini menuai reaksi keras dari Australia, yang menilai kebijakan tersebut merugikan tidak hanya eksportir asing, tetapi juga konsumen Amerika sendiri.
Perdana Menteri Australia Anthony Albanese dijadwalkan bertemu dengan Presiden Trump di sela-sela Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G7 di Kanada pada akhir Juni. Dalam kesempatan itu, Albanese berjanji akan menyampaikan posisi tegas Australia melalui berbagai jalur diplomatik.
“Ini adalah kebijakan yang merugikan ekonomi Amerika sendiri. Konsumen di AS akan menanggung biaya lebih tinggi, sementara tidak ada keuntungan kompetitif yang tercipta dari kebijakan ini,” demikian dikutip SBS News dari pernyataan pejabat Australia.
Pemerintah Australia belum merinci strategi yang akan digunakan dalam gugatan ke WTO. Namun, langkah ini menandai semakin tegangnya hubungan dagang antara dua sekutu lama di tengah meningkatnya ketegangan global akibat kebijakan dagang proteksionis. (YAN KUSUMA/DIN)
-
EKBIS02/02/2026 11:30 WIBHarga Emas Antam 2 Februari 2026: Naik Rp 167.000 per Gram
-
OASE02/02/2026 05:00 WIBPelajaran Tauhid dan Sains dalam Surat Al-Anbiya Ayat 1-30 yang Wajib Diketahui Muslim
-
NASIONAL02/02/2026 06:00 WIBDKPP Sidang Anggota KPU Papua Pegunungan Adi Wetipo Terkait Dugaan Status ASN Aktif
-
RAGAM02/02/2026 14:30 WIBNisfu Syaban 2026: Simak Tanggal dan Cara Melaksanakan Puasa Sunnah
-
JABODETABEK02/02/2026 07:30 WIBJangan Sampai Telat! Layanan SIM Keliling Jakarta 2 Februari 2026 Tutup Pukul 14.00
-
EKBIS02/02/2026 10:30 WIBMenanti Data Ekonomi RI, Rupiah Senin Ini Konsolidasi di Kisaran Rp16.770 per Dolar AS
-
POLITIK02/02/2026 14:00 WIBPartai Prima Tuding PDIP Ingin Kunci Demokrasi dengan Usulan Ambang Batas
-
EKBIS02/02/2026 09:30 WIBPasar Saham ‘Berdarah’! IHSG Senin Pagi Longsor Tembus ke Bawah 8.000

















