DUNIA
Menlu Iran Bantah Klaim Serangan Israel-AS Dipicu Ancaman Nuklir
AKTUALITAS.ID — Menteri Luar Negeri Iran, Seyed Abbas Araghchi, menegaskan bahwa serangan udara yang dilancarkan Israel dan Amerika Serikat (AS) terhadap Iran tidak berkaitan dengan ancaman nuklir sebagaimana diklaim sejumlah pihak.
Dalam pernyataannya di platform X pada Minggu (2/11/2025) malam, Araghchi menyebut tuduhan tersebut sebagai “kebohongan keji” dan menegaskan bahwa hal itu telah dibantah langsung oleh Direktur Jenderal Badan Energi Atom Internasional (IAEA), Rafael Grossi, serta Menteri Luar Negeri Oman, Sayyid Badr bin Hamad bin Hamood Albusaidi.
“Iran tidak menghancurkan diplomasi. Justru mereka yang meledakkan meja perundinganlah yang menghancurkannya,” tegas Araghchi.
Iran dan Amerika Serikat diketahui telah menggelar lima putaran perundingan tidak langsung di bawah mediasi Oman, membahas program nuklir Teheran dan pencabutan sanksi AS. Pertemuan keenam dijadwalkan berlangsung sebelum Israel melancarkan serangan udara besar-besaran pada 13 Juni, yang menargetkan beberapa wilayah Iran, termasuk fasilitas nuklir dan militer.
Tak lama berselang, pada 22 Juni, pasukan AS juga melancarkan serangan udara ke tiga fasilitas nuklir Iran, masing-masing di Natanz, Fordow, dan Isfahan.
Araghchi menilai serangkaian serangan tersebut merupakan upaya terkoordinasi untuk menggagalkan jalur diplomasi antara Teheran dan Washington yang sempat menunjukkan kemajuan. (DIN)
-
NASIONAL19/05/2026 10:45 WIBPFI Pusat Desak Kemlu Selamatkan Wartawan Indonesia yang Ditahan Israel
-
NASIONAL19/05/2026 11:15 WIBJurnalis Indonesia Ditangkap Tentara Israel dalam Misi Gaza, KPP DEM Desak Presiden Bertindak Tegas
-
NASIONAL19/05/2026 18:30 WIBBukan Lagi Fokus Jaga Pertahanan, TNI Kini Urus Jagung dan Kedelai
-
DUNIA19/05/2026 12:00 WIBTrump Frustrasi Iran Ogah Manut Soal Damai
-
POLITIK19/05/2026 14:00 WIBPSI: DPR Harusnya Pindah Dulu ke IKN
-
NUSANTARA19/05/2026 14:30 WIBKapal Muat 17 Sapi & 1000 LPG Tenggelam
-
EKBIS19/05/2026 11:30 WIBHarga Emas Antam Tembus Rp2,789 Juta
-
JABODETABEK19/05/2026 08:30 WIBDinkes DKI Ungkap Kasus Hantavirus di Ibu Kota