JABODETABEK
BMKG: Jakarta Berpotensi Hujan Ringan Disertai Kelembapan Tinggi
AKTUALITAS.ID – Langit ibu kota kembali diprediksi muram di momentum Hari Kebangkitan Nasional ke-118. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan sebagian besar wilayah Jakarta berpotensi diguyur hujan ringan pada Rabu (20/5/2026), disertai kelembapan tinggi yang memicu cuaca gerah dan tidak nyaman.
Tak hanya itu, fenomena udara kabur juga diperkirakan menyelimuti wilayah utara Jakarta. Suhu panas yang menembus 31 derajat Celsius dipadukan dengan kelembapan ekstrem diprediksi membuat aktivitas warga terasa lebih melelahkan sepanjang hari.
Berdasarkan prakiraan BMKG, wilayah Kepulauan Seribu menjadi satu-satunya kawasan yang diprediksi cerah dengan suhu berkisar 28 – 29 derajat Celsius dan kelembapan 76 – 82 persen.
Sementara Jakarta Pusat diprakirakan mengalami hujan ringan dengan suhu 25–30 derajat Celsius dan tingkat kelembapan mencapai 94 persen.
Kondisi serupa juga diprediksi terjadi di Jakarta Barat. Hujan ringan diperkirakan turun dengan suhu berkisar 25 – 30 derajat Celsius serta kelembapan udara tinggi mencapai 95 persen.
BMKG turut memprakirakan Jakarta Selatan dan Jakarta Timur akan diguyur hujan ringan dengan suhu maksimum mencapai 31 derajat Celsius. Tingkat kelembapan di kedua wilayah itu bahkan diprediksi menyentuh 97 hingga 98 persen, membuat udara terasa semakin pengap.
Sedangkan Jakarta Utara diprediksi mengalami udara kabur dengan suhu 26–30 derajat Celsius dan kelembapan berkisar 71 – 93 persen.
BMKG mengimbau masyarakat menyiapkan payung atau jas hujan saat beraktivitas di luar ruangan. Pengendara juga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi jalan licin dan menurunnya jarak pandang akibat hujan ringan maupun udara kabur.
Cuaca lembap yang terus menyelimuti ibu kota dalam beberapa hari terakhir juga berpotensi memicu kelelahan hingga gangguan kesehatan ringan bila warga kurang menjaga kondisi tubuh. (Kusuma/Mun)
-
POLITIK04/07/2026 17:30 WIBSaid Didu Sebut Safari Politik Jokowi Masuk Fase “To Kill or Be Killed” dan Sarat Kepentingan Oligarki
-
RIAU04/07/2026 18:30 WIBBengkalis Tampil Konsisten, Raih Peringkat Kedua MTQ Riau ke-44 di Kuansing
-
POLITIK04/07/2026 20:30 WIBRUU Pemilu, DPR akan Temui Ormas dan Partai Non-Parlemen
-
NUSANTARA04/07/2026 22:00 WIBAkses Warga Kembali Normal Usai BNPB Bangun Jembatan Darurat di Temanggung
-
NASIONAL04/07/2026 19:30 WIBViral Klaim Ongkos Berobat, BPJS Kesehatan Tegaskan Hoaks
-
NASIONAL04/07/2026 20:00 WIBWartawan Senior PWI Pusat Diapari Sibatangkayu Tutup Usia
-
NASIONAL04/07/2026 17:00 WIBBanyak Celah Korupsi dalam Tata Kelola, Rieke Desak Presiden Terbitkan Perpres Koperasi Merah Putih
-
EKBIS04/07/2026 21:00 WIBHarga Telur Anjlok, Peternak Unggas Minta Intervensi Pemerintah