DUNIA
Gaza dalam Bahaya: Ledakan Sisa Amunisi Israel Tewaskan Anak Palestina
AKTUALITAS.ID – Seorang anak Palestina menjadi korban jiwa akibat ledakan sisa amunisi Israel yang belum meledak di kawasan selatan Khan Younis, Jalur Gaza, pada Sabtu (8/11/2025). Kantor berita resmi Palestina, WAFA, melaporkan bahwa ledakan tersebut berasal dari persenjataan yang digunakan oleh militer Israel dalam serangan sebelumnya.
Sisa-sisa amunisi yang belum meledak (UXO) kini menjadi ancaman besar bagi warga sipil Gaza, terutama anak-anak yang sering kali tidak menyadari bahaya benda-benda tersebut. Meskipun gencatan senjata telah menghentikan pertempuran langsung, dampak destruktif perang masih terus memakan korban jiwa.
Data dari pemerintah Palestina menunjukkan bahwa terdapat lebih dari 20.000 peluru dan roket yang belum meledak tersebar di berbagai wilayah Gaza. Proses pembersihan diperkirakan akan memakan waktu 20 hingga 30 tahun, sementara peralatan penting untuk operasi penjinakan belum diizinkan masuk ke wilayah tersebut.
Situasi ini menjadikan Gaza bagaikan ladang ranjau terbuka, menimbulkan bahaya besar bagi masyarakat, terutama anak-anak. Mereka menjadi kelompok paling rentan karena sering bermain di reruntuhan tanpa mengetahui bahwa di sekitar mereka terdapat sisa bahan peledak mematikan. (Mun)
-
OASE04/10/2026 05:00 WIBJin Itu Ada, Tapi Jangan Asal Percaya Hantu
-
RAGAM04/10/2026 15:35 WIBAzka Corbuzier Debut Akting Lewat Home, Almost, Tayang Perdana di New York
-
DUNIA04/10/2026 00:00 WIBKorsel Tingkatkan Status Siaga usai Rudal Balistik Korut Diluncurkan
-
EKBIS04/10/2026 07:00 WIBZulhas: Gaji Manajer Kopdes Rp8,3 Juta Bersumber dari APBN
-
NASIONAL04/10/2026 06:00 WIBAncaman Air Bah Mengintai, Ijeck ‘Sidak’ Langsung Benteng Raksasa Sungai Sei Padang
-
JABODETABEK03/10/2026 23:00 WIBMiris! Dua Anak di Cawang Diduga Jadi Korban Pelecehan
-
NASIONAL04/10/2026 13:00 WIBGerebek Klaten! Densus 88 Ringkus 2 Terduga Teroris di Kontrakan
-
NUSANTARA04/10/2026 13:30 WIBBMKG Bongkar Penyebab Udara Makassar Mendadak Tak Sehat
















