DUNIA
DK PBB Minta Iran Stop Serangan ke Negara-negara Teluk
AKTUALITAS.ID – Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) mengesahkan resolusi yang menyerukan Iran untuk segera menghentikan serangannya terhadap negara-negara Teluk.
DK PBB mengatakan bahwa serangan tersebut melanggar hukum internasional dan menimbulkan “ancaman serius terhadap perdamaian dan keamanan internasional,” dilansir kantor berita AFP, Kamis (12/3/2026).
Resolusi DK PBB tersebut disahkan pada hari Rabu waktu setempat dengan 13 negara menyatakan setuju dan dua negara abstain.
Resolusi itu “menuntut penghentian segera semua serangan oleh Republik Islam Iran terhadap Bahrain, Kuwait, Oman, Qatar, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, dan Yordania.”
Resolusi tersebut juga “mengecam setiap tindakan atau ancaman oleh Republik Islam Iran yang bertujuan untuk menutup, menghalangi, atau mengganggu navigasi internasional melalui Selat Hormuz.”
AS dan Israel pada 28 Februari 2026 melancarkan serangan terhadap Iran yang menewaskan pemimpin tertingginya dan memicu perang di Timur Tengah. Teheran telah membalas dengan serangan drone dan rudal di seluruh wilayah tersebut.
Ini termasuk serangan yang telah menghantam negara-negara tetangga yang telah menyatakan mereka tidak terlibat dalam perang, dan tidak mengizinkan pihak-pihak yang bertikai untuk melancarkan serangan dari wilayah mereka.
Iran juga menyerang kapal-kapal komersial yang melewati Selat Hormuz, jalur laut penting untuk perdagangan bahan bakar global, dalam upaya untuk merugikan perekonomian global.
(Purnomo/goeh)
-
NASIONAL12/03/2026 20:45 WIBSegini Harta Kekayaan Yaqut Cholil Qoumas yang Kini Ditahan KPK
-
FOTO12/03/2026 23:38 WIBFOTO: Herwyn Malonda Luncurkan Buku Bawaslu di Tengah Era Big Data
-
JABODETABEK12/03/2026 20:00 WIBLebaran 2026, Empat Juta Warga Jakarta Diperkirakan Tidak Mudik
-
NASIONAL12/03/2026 20:21 WIBTerbukti Rugian Negara Rp622 Miliar, KPK Tahan Yaqut Cholil Qoumas
-
OLAHRAGA12/03/2026 21:30 WIBTimnas Iran Mundur dari Piala Dunia 2026
-
OTOTEK12/03/2026 19:30 WIBSiap Tandingi Ferrari dan McLaren, BYD Berencana Gabung di Formula 1
-
NASIONAL12/03/2026 20:30 WIBPimpin Pembiayaan Taman Nasional, Presiden Prabowo Tunjuk Hashim Djojohadikusumo
-
DUNIA12/03/2026 18:30 WIBKapal Penyebar Ranjau Iran di Dekat Selat Hormuz Diserang Pasukan AS

















