DUNIA
Trump Ancam Tarik Pasukan AS dari NATO
AKTUALITAS.ID – Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengancam akan mengurangi kontribusi keuangan Amerika Serikat ke NATO setelah merasa tidak mendapat dukungan saat konflik dengan Iran.
Pernyataan tersebut disampaikan Trump kepada wartawan di Pangkalan Militer Gabungan Andrews. Ia menegaskan akan melakukan pengawasan ketat terhadap pengeluaran AS untuk aliansi pertahanan Atlantik Utara tersebut.
Trump menyoroti besarnya kontribusi yang selama ini diberikan Washington kepada NATO, yang menurutnya mencapai triliunan dolar.
“Selama ini kami menghabiskan triliunan dolar untuk NATO. Saya kira pengeluaran ini akan berada di bawah pengawasan yang sangat serius sekarang,” ujarnya seperti dikutip dari Al Jazeera.
Kekecewaan Trump memuncak setelah negara-negara anggota NATO dinilai tidak memberikan dukungan saat Amerika Serikat menghadapi konflik dengan Iran.
Dalam situasi tersebut, Trump sempat meminta bantuan negara-negara Barat untuk mengamankan Selat Hormuz. Namun, sebagian besar anggota NATO menolak terlibat karena tidak ingin terseret dalam konflik bersenjata.
“Mereka tidak ada di sana untuk kami,” kata Trump.
Akibatnya, Trump mulai mempertimbangkan langkah-langkah drastis, termasuk kemungkinan menarik pasukan AS dari negara-negara anggota NATO yang dinilai tidak sejalan dengan kepentingan Washington.
Bahkan, laporan media internasional menyebutkan bahwa opsi untuk menarik Amerika Serikat keluar dari NATO juga tengah dipertimbangkan.
Sekretaris Pers Gedung Putih Karoline Leavitt mengonfirmasi bahwa wacana tersebut sedang dikaji secara serius oleh pemerintahan Trump.
Isu pembagian biaya pertahanan memang telah lama menjadi sorotan Trump. Ia berulang kali menilai kontribusi negara-negara anggota NATO tidak seimbang dengan beban yang ditanggung Amerika Serikat.
Pada KTT NATO Juni 2025, negara-negara anggota bahkan sepakat meningkatkan belanja pertahanan hingga lima persen dari produk domestik bruto (GDP) masing-masing, menyusul tekanan dari Trump.
Ancaman terbaru ini berpotensi memicu ketegangan baru dalam hubungan transatlantik dan menimbulkan ketidakpastian terhadap masa depan NATO sebagai aliansi pertahanan global. (Mun)
-
NASIONAL13/04/2026 20:00 WIBKorps Marinir Selalu Siap Jalankan Tugas Negara
-
PAPUA TENGAH13/04/2026 21:00 WIBBRIDA Kabupaten Mimika Dorong Pembangunan Berbasis Data, Perkuat Sinergi dengan Lembaga Pusat
-
DUNIA13/04/2026 20:30 WIBKetidakpastian Situasi Geopolitik, Jadi Bahasan Prabowo Dengan Putin
-
POLITIK14/04/2026 10:00 WIBNasDem Pastikan Konsolidasi Jalan Meski Ada Kader Pindah
-
NASIONAL14/04/2026 06:00 WIBEddy Soeparno: Energi Bersih Harus Buka Peluang Kerja
-
EKBIS13/04/2026 21:30 WIBDitengah Krisis Global, Indonesia Dapat Perkuat Kedaulatan Energi Baru
-
OLAHRAGA13/04/2026 22:00 WIBSatria Muda dan Hornbills Bersiap Gulingkan Pelita Jaya
-
DUNIA13/04/2026 23:30 WIBInggris Tidak Ikut Berpartisipasi Blokade AS di Selat Hormuz