RAGAM
Makan Dading Kambing Tak Selalu Bikin Hipertensi
AKTUALITAS.ID – Daging kambing selama ini kerap dianggap sebagai pemicu kolesterol tinggi dan hipertensi oleh masyarakat Indonesia. Namun, anggapan tersebut ternyata belum sepenuhnya benar.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan daging kambing justru memiliki kandungan lemak jenuh yang lebih rendah dibandingkan daging sapi.
Menurut Budi, banyak orang keliru menganggap daging kambing sebagai penyebab utama tekanan darah tinggi dan kolesterol meningkat.
“Per 100 gram, lemak jenuh yang ada di daging kambing hanya 0,8 gram, sedangkan lemak jenuh yang ada di daging sapi 3 gram,” ujar Budi Gunadi Sadikin, dikutip Rabu (27/5/2026).
Ia menjelaskan, kasus hipertensi atau kolesterol naik setelah mengonsumsi olahan kambing lebih banyak dipicu oleh cara memasaknya, bukan dari daging kambing itu sendiri.
Menurutnya, olahan kambing di Indonesia umumnya menggunakan banyak santan, garam, hingga minyak yang berlebihan sehingga berdampak pada kesehatan.
“Yang salah bukan kambingnya, yang salah adalah cara masaknya,” tegasnya.
Selain kaya protein, daging kambing juga mengandung sejumlah asam amino penting yang dibutuhkan tubuh.
Berdasarkan laporan Very Well, konsumsi daging kambing dalam jumlah sedang, yakni sekitar tiga porsi per minggu, justru dapat mendukung pola makan sehat.
Daging kambing juga diketahui mengandung lemak tak jenuh tunggal (MUFA) dan lemak tak jenuh ganda omega-3 (PUFA), yang termasuk kategori lemak sehat untuk membantu menjaga kadar kolesterol dalam tubuh.
Meski demikian, para ahli tetap mengingatkan masyarakat agar mengonsumsi daging kambing secara seimbang dan tidak berlebihan, terutama bagi penderita hipertensi atau penyakit jantung.
Cara pengolahan yang sehat seperti dipanggang, direbus, atau dibakar tanpa banyak santan dan garam dinilai lebih aman untuk menjaga kesehatan tubuh. (Kusuma/Mun)
-
OLAHRAGA12/07/2026 20:30 WIBPrediksi Argentina vs Inggris: Duel Messi dan Bellingham Menuju Final Piala Dunia 2026
-
OTOTEK12/07/2026 19:30 WIBToyota Kijang Super 2026 Hadir Kembali Harga Mulai Rp240 Juta, Irit BBM hingga 25 Km/L
-
NASIONAL12/07/2026 19:00 WIBPakar Hukum: 100 Juta Mata Awasi Kasus Eks Jampidsus Febrie
-
NASIONAL12/07/2026 14:00 WIBPDIP Desak Komisi III Bahas Kasus Pemerkosaan di Sampang
-
DUNIA12/07/2026 15:00 WIBAS Hujani Iran dengan Rudal Usai Selat Hormuz Ditutup Total
-
NASIONAL12/07/2026 22:00 WIBFebrie Adriansyah Berpeluang Ajukan Praperadilan
-
OASE13/07/2026 05:00 WIBAl-Qur’an Sebut Orang yang Mengingkari Kitab Allah Tersesat
-
RAGAM12/07/2026 12:30 WIB5 Sayuran yang Baik untuk Penderita Asam Urat