Connect with us

DUNIA

Trump Ancam Militer Dikerahkan Jika Iran Paksa Kesepakatan

Aktualitas.id -

Ilustrasi Presiden Amerika Serikat Donald Trump, foto: aktualitas.id - ai

AKTUALITAS.ID – Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali memicu ketegangan diplomatik setelah menyatakan bahwa opsi militer terhadap Iran tetap terbuka jika kesepakatan yang sedang dinegosiasikan dinilai merugikan Washington.

Pernyataan tersebut disampaikan di tengah berlangsungnya proses perundingan antara Amerika Serikat dan Iran yang masih jauh dari kata final.

Dalam wawancara dengan Fox News, Trump menegaskan bahwa pemerintahannya akan mengevaluasi hasil akhir negosiasi sebelum menentukan langkah selanjutnya, termasuk kemungkinan penggunaan kekuatan militer.

“Pada akhirnya, batasannya adalah kesepakatan yang tidak akan menguntungkan bagi kami… kami akan lihat nanti,” ujar Trump.

Pernyataan itu muncul ketika ia ditanya mengenai kondisi yang dapat memicu AS kembali melakukan tindakan militer terhadap Iran.

Trump juga mengklaim bahwa posisi Amerika Serikat berada dalam posisi tawar yang kuat dalam proses diplomasi tersebut. Meski mengakui kemampuan negosiasi pihak Iran, ia menyebut Washington memiliki kendali lebih besar dalam perundingan.

“Mereka negosiator yang sangat baik, mereka licik; tetapi pada akhirnya kami yang memegang semua kartu,” katanya.

Sebelumnya, laporan media internasional menyebutkan adanya rancangan awal kesepakatan berdurasi 60 hari antara kedua negara. Namun hingga kini, Trump disebut belum memberikan persetujuan akhir terhadap draf tersebut.

Proses negosiasi masih berlangsung di tengah hubungan AS–Iran yang tetap tegang, terutama terkait isu keamanan regional dan program nuklir Iran yang selama ini menjadi sumber utama konflik kedua negara.

Situasi ini membuat dunia internasional kembali menyoroti potensi eskalasi, mengingat pernyataan Trump secara terbuka membuka opsi militer apabila diplomasi tidak menghasilkan kesepakatan yang sesuai kepentingan Amerika Serikat. (Mun)

TRENDING

Exit mobile version