EKBIS
Stop Panik! Ini Update Resmi Tarif Listrik per Mei 2025 untuk Anda
AKTUALITAS.ID – Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) resmi menetapkan rincian tarif listrik terbaru yang berlaku mulai 1 Mei 2025. Kabar baiknya, tarif listrik untuk seluruh golongan pelanggan PLN, baik subsidi maupun non-subsidi, dipastikan tidak mengalami kenaikan.
Penyesuaian tarif listrik dilakukan setiap tiga bulan berdasarkan realisasi parameter ekonomi makro, seperti kurs rupiah, harga minyak mentah (ICP), inflasi, dan Harga Batubara Acuan (HBA). Berdasarkan evaluasi Agustus hingga Oktober 2024, seharusnya terjadi kenaikan tarif. Namun, pemerintah memutuskan tarif tetap sama seperti Triwulan IV 2024.
Rincian Tarif Listrik Non-Subsidi Mei 2025:
R-1 / 900 VA: Rp 1.352/kWh
R-1 / 1.300 – 2.200 VA: Rp 1.444,70/kWh
R-2 / 3.500 – 5.500 VA: Rp 1.699,53/kWh
R-3 / >6.600 VA: Rp 1.699,53/kWh
B-2 / 6.600 – 200 kVA: Rp 1.444,70/kWh
- I-4 / Industri >30.000 kVA (TT): Rp 996,74/kWh
- P-1 / Layanan Publik 6.600 – 200 kVA: Rp 1.699,53/kWh
- P-2 / Layanan Publik >200 kVA (TM): Rp 1.522,88/kWh
- P-3 / Penerangan Jalan: Rp 1.699,53/kWh
- L / Lembaga Pemerintah: Rp 1.644,52/kWh
- Tarif Listrik Subsidi Tetap Stabil:
450 VA: Rp 415/kWh
900 VA subsidi: Rp 605/kWh
900 VA non-subsidi (RTM): Rp 1.352/kWh
1.300 – 2.200 VA: Rp 1.444,70/kWh
3.500 VA ke atas: Rp 1.699,53/kWh
Diskon 50% Masih Berlaku
Bagi pelanggan dengan daya 2.200 VA ke bawah, diskon 50% masih berlaku hingga Februari 2025. Diskon ini diberikan untuk pelanggan prabayar (saat pembelian token) dan pascabayar (pada tagihan bulan Januari dan Februari 2025).
Meski parameter ekonomi mengindikasikan kenaikan, pemerintah menahan tarif listrik agar tetap stabil demi menjaga daya beli masyarakat. Pastikan Anda mengecek daya listrik di rumah dan manfaatkan diskon yang masih tersedia! (Yan Kusuma/Mun)
-
RIAU16/07/2026 12:30 WIBBupati Kasmarni Dukung RSUD Mandau Naik Kelas
-
EKBIS16/07/2026 11:30 WIBHarga Minyak Dunia Naik 4 Hari Beruntun
-
POLITIK16/07/2026 10:00 WIBGus Ipul Tegaskan Istana Tak Ikut Campur Muktamar NU
-
POLITIK16/07/2026 14:00 WIBAria Bima: Kuota 30 Persen Perempuan Jadi PR Besar Parpol
-
POLITIK16/07/2026 09:00 WIBKIPP Desak MK Evaluasi Putusan Pemisahan Pemilu
-
NASIONAL16/07/2026 07:30 WIBKebakaran Hutan Mojokerto Kian Mengkhawatirkan
-
NASIONAL16/07/2026 11:00 WIBMasa Tunggu Haji Dipangkas Jadi 26 Tahun
-
POLITIK16/07/2026 13:38 WIBKritik Standar Ganda DKPP, JPPR Desak Tio Aliansyah Dinonaktifkan Sementara