EKBIS
Shutdown AS ‘Hantam’ Dolar, Rupiah Melaju di Pembukaan Hari Ini (2/10)
AKTUALITAS.ID – Nilai tukar Rupiah kembali melanjutkan tren penguatan impresifnya terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan perdagangan hari ini, Kamis (2/10/2025).
Berdasarkan data Refinitiv, Rupiah dibuka di posisi Rp16.590 per US$, menguat 0,06% dari penutupan sebelumnya. Ini menandai penguatan empat hari beruntun yang berhasil dicatatkan Rupiah. Sehari sebelumnya, Rupiah ditutup perkasa di level Rp16.600 per US$.
Dolar Tertekan, Peluang Sejarah Terulang?
Penguatan Rupiah ini sejalan dengan pelemahan indeks dolar AS (DXY), yang terpantau melemah 0,02% ke level 97,694 pada pukul 09.00 WIB. Pelemahan DXY terjadi setelah pelaku pasar kembali fokus pada government shutdown AS yang dimulai pada Rabu (1/10/2025).
Secara historis, ketika shutdown AS terakhir terjadi pada akhir 2018 hingga awal 2019, DXY mengalami tekanan cukup dalam. Kondisi tersebut kala itu memicu penguatan mata uang emerging markets, termasuk Rupiah, yang sempat menguat signifikan hingga 2,65%.
Kini, pasar kembali berspekulasi, apakah sejarah akan terulang.
Waspada Volatilitas dan Minimnya Data Resmi
Meskipun potensi pelemahan Dolar AS di tengah shutdown memberi angin segar bagi Rupiah, investor perlu waspada.
Ketidakpastian baru muncul seiring dengan minimnya rilis data ekonomi resmi dari pemerintah AS akibat shutdown ini. Analis menyebut kondisi ini dapat membuat volatilitas Rupiah meningkat, karena investor asing cenderung bergerak dalam fase “wait and see”.
Selain isu shutdown, pelaku pasar juga memperhatikan arah kebijakan moneter The Fed pasca penundaan pencopotan Gubernur The Fed Lisa Cook oleh Mahkamah Agung AS. Pergerakan Rupiah saat ini akan sangat dipengaruhi oleh bagaimana volatilitas DXY ke depan. (Firmansyah/Mun)
-
DUNIA15/09/2026 00:00 WIBKebakaran Hutan Dahsyat Hanguskan Kawasan Mewah Costa del Sol Spanyol
-
EKBIS15/09/2026 09:30 WIBIHSG Jeblok! 3 Saham Bank Jumbo Ikut Terseret
-
OASE15/09/2026 05:00 WIBUmat Islam Wajib Percaya Seluruh Kitab Ini Tanpa Terkecuali
-
NASIONAL15/09/2026 07:00 WIBFahd Arafiq hingga Eks Bupati Kebumen Masuk OTT KPK
-
DUNIA15/09/2026 15:00 WIBIRGC Klaim Tembak Jatuh Drone AS di Selat Hormuz
-
NASIONAL15/09/2026 16:00 WIBJurnalis Hilang, Pencarian Tembus Bengkulu
-
NUSANTARA15/09/2026 12:30 WIBPuluhan Siswa MTsN Pariaman Keracunan Massal
-
POLITIK15/09/2026 14:00 WIBGolkar Angkat Suara soal OTT Fahd