Connect with us

EKBIS

PT KMR Klaim Kasus Minyakita Bermasalah di Wonogiri Tuntas

Aktualitas.id -

Mentan Amran dan Wamentan Sudaryono saat mengecek takaran Minyakita di Pasar Tambahrejo, Surabaya, Jawa Timur, pada Jumat (14/3/2025). Humas Kementan

AKTUALITAS.ID – PT Kusuma Mukti Remaja (KMR) memastikan persoalan dugaan minyak goreng Minyakita bermasalah yang sempat dikeluhkan warga penerima bantuan pangan di Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, telah diselesaikan. Perusahaan menyatakan seluruh produk yang terindikasi bermasalah sudah ditarik dari peredaran dan diganti dengan produk baru.

Advokat PT KMR Bella Rihandita Adella mengatakan perusahaan bergerak cepat setelah menerima laporan masyarakat terkait minyak goreng yang disebut beraroma menyerupai minyak tanah dan memiliki warna lebih gelap dari biasanya.

“Permasalahan tersebut sudah ditangani dan diselesaikan. Perusahaan bertanggung jawab penuh terhadap persoalan yang muncul di masyarakat,” kata Bella dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Selasa (23/6/2026).

Keluhan sebelumnya muncul dari warga di Kecamatan Kismantoro dan Kecamatan Giriwoyo yang menerima bantuan pangan berisi minyak goreng Minyakita. Sejumlah warga mempertanyakan kualitas produk setelah menemukan aroma yang tidak biasa saat digunakan.

Direktur PT KMR Joko Mukti Wijaya mengatakan perusahaan langsung melakukan penelusuran terhadap produk yang telah terdistribusi begitu menerima laporan dari masyarakat.

“Minyakita yang dilaporkan warga sudah kami tarik dan diganti dengan produk yang baru,” ujarnya.

Menurutnya, langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab perusahaan sekaligus upaya melindungi konsumen dari potensi risiko yang mungkin timbul. Penarikan dilakukan sambil menunggu hasil investigasi lebih lanjut terkait penyebab munculnya keluhan.

Dirinya menjelaskan proses penanganan melibatkan berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, Bulog, dinas terkait, aparat keamanan hingga pemerintah desa setempat.

“Kami tidak ingin mengambil risiko terhadap keselamatan konsumen. Karena itu seluruh produk yang terindikasi bermasalah langsung ditarik dari peredaran,” katanya.

Selain melakukan penggantian produk, perusahaan juga menyatakan siap menanggung layanan kesehatan bagi warga yang mengalami keluhan setelah mengonsumsi makanan yang diolah menggunakan minyak yang diduga bermasalah tersebut.

PT KMR meminta masyarakat tidak ragu melaporkan apabila menemukan produk yang dianggap tidak sesuai standar kualitas. Setiap laporan, menurut Joko, akan menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan pengawasan terhadap proses distribusi. (Purnomo)

TRENDING

Exit mobile version