JABODETABEK
Anies Identifikasi Ada 276 Tempat Rawan Anjal di DKI
Pemprov DKI Jakarta terus berupaya mengikis jumlah anak jalanan.
AKTUALITAS.ID – Pemprov DKI Jakarta berkomitmen untuk terus menuntaskan masalah anak jalanan (anjal). Menurut Gubernur DKI Anies Baswedan, pihaknya akan terus mengikis angka anak jalanan dengan menguatkan sejumlah program. Selain itu pihaknya juga sudah mengidentifikasi lokasi-lokasi yang dinilai rawan menjadi tempat berkumpul anak jalanan.
“Saat ini kita sudah mengidentifikasi ada 276 tempat di mana itu sebagai daerah-daerah rawan untuk anak jalanan,” ujar Anies kepada wartawan usai Jambore Ceria Anak Kementerian Sosial di Gedung Sate, Bandung, Rabu (28/11).
Menurut Anies, DKI akan menggelar sejumlah program pembinaan bahkan untuk anak jalanan yang sudah berusia 18 tahun. Pemprov DKI, menghindari program mengurangi anak jalanan dengan hanya memindahkan mereka ke tempat asal.
“Jadi bukan memindahkan mereka tetapi justru membina membuat mereka bisa belajar dengan baik, bisa hidup mandiri,” katanya.
Karena, kata dia, bagaimana pun juga mereka adalah anak kita, anak bangsa kita, jadi tanggung jawab kita adalah menyiapkan mereka untuk kelak bisa hidup mandiri dan bahagia meraih cita-cita.
Terkait anggaran, Anies mengaku hal tersebut masih menjadi persoalan namun urusan komitmen dinilai lebih penting. Karena, meskipun petugas jumlahnya banyak namun jika tidak dibarengi dengan komitmen tinggi urusan tersebut tidak akan tuntas.
“Jadi meskipun anggaran itu besar tapi kalau kerjanya tidak optimal untuk warga apa gunanya. Tapi yang kita dorong anggaran di Jakarta ada, tapi yang kita dorong (juga) kinerja tim kita,” katanya.
DKI sendiri mendapat penghargaan dari Kementerian Sosial karena dinilai memiliki program dan komitmen yang kuat menurunkan jumlah anak jalanan. Saat ini ada sekitar 2.339 anak yang tengah dibina dalam program rumah singgah.
“Semoga kami bisa menjadi rujukan karena Jakarta satu-satunya provinsi yang dapat penghargaan,” katanya.
-
NASIONAL16/07/2026 21:00 WIBAkhir Juli, Pemerintah Umumkan Kebijakan Baru Pajak JHT dan Outsourcing
-
EKBIS16/07/2026 20:00 WIBDari Aset Jiwasraya ke IPO COIN, Ekonom Pertanyakan Tata Kelola dan Transparansi Pemilik Manfaat
-
EKBIS16/07/2026 23:35 WIBIndodax Langgar Aturan OJK dan Bappebti, Polri: Bisa di Pidana
-
OTOTEK16/07/2026 22:00 WIBGIIAS 2026 Jadi Arena Mobil Listrik Baru,
-
POLITIK16/07/2026 19:30 WIBKoruptor akan Jera Jika Dimiskinkan dan Diberi Hukuman Mati
-
RIAU17/07/2026 13:30 WIB15 Ribu Hektare Lahan di Riau Hangus Dilalap Api
-
JABODETABEK16/07/2026 20:30 WIBPramono Anung Cari Skema Non APBD untuk Bangun Kembali JPO Tendean
-
JABODETABEK17/07/2026 07:30 WIBJakarta Siaga, 4.132 Personel Amankan Gelombang Aksi Mahasiswa

















