JABODETABEK
DOR! Ledakan SPBE Bekasi Lukai 10 Orang Seketika
AKTUALITAS.ID – Kebakaran hebat melanda Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) di kawasan Cimuning, Mustika Jaya, Kota Bekasi, Rabu (1/4/2026) malam. Api berkobar besar disertai suara ledakan yang membuat warga sekitar panik.
Peristiwa terjadi di Jalan Cinyosog, wilayah Bantargebang. Api pertama kali terlihat membesar di area gudang elpiji dan dengan cepat menjalar ke bagian lain, bahkan berdampak ke permukiman warga sekitar.
Petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bekasi langsung dikerahkan ke lokasi. Sebanyak sembilan unit mobil pemadam kebakaran diturunkan untuk mengendalikan si jago merah.
“Benar terjadi kebakaran. Petugas kami masih melakukan pemadaman,” ujar petugas call center damkar, Nino.
Selain fokus pada titik utama kebakaran, petugas juga melakukan penyisiran ke rumah warga yang terdampak panas dan percikan api. Upaya ini dilakukan untuk mencegah kebakaran meluas.
“Sudah di titik api di area SPBE dan beberapa unit menyisir rumah warga yang terkena dampak,” kata petugas damkar Hery.
Kebakaran ini juga menimbulkan korban. Sebanyak 10 orang dilaporkan mengalami luka bakar serius dan telah dievakuasi ke sejumlah rumah sakit, di antaranya RS Kartika Husada Setu, RS Citra Arafiq, serta RSUD di wilayah Bekasi.
Relawan Palang Merah Indonesia, Indra Septian, menyebut kondisi korban cukup parah.
“Rata-rata luka bakar di atas 50 persen. Namun, kami masih menunggu data lanjutan,” ujarnya.
Hingga saat ini, belum ada laporan resmi terkait korban jiwa. Sementara itu, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang.
Seorang warga bernama Bayu mengaku mencium bau gas menyengat sebelum kebakaran terjadi.
“Saya lihat depan gerbang sudah bau gas sekali, lalu tiba-tiba api besar,” katanya.
Petugas masih berjibaku di lokasi untuk memastikan api benar-benar padam dan situasi aman. Sementara itu, aparat juga akan melakukan investigasi untuk mengungkap penyebab pasti kebakaran di fasilitas pengisian elpiji tersebut.
Peristiwa ini menjadi peringatan serius terkait potensi bahaya di fasilitas penyimpanan bahan bakar, terutama yang berada dekat dengan permukiman warga. (Kusuma/Mun)
-
NUSANTARA21/08/2026 07:30 WIBAsap Karhutla di Kalteng Picu 66 Ribu Kasus ISPA
-
NASIONAL21/08/2026 09:00 WIBMA Larang Kasasi Putusan Bebas
-
EKBIS21/08/2026 09:30 WIBIHSG Naik 22 Poin di Awal Perdagangan
-
NASIONAL21/08/2026 10:00 WIBRektor Unsoed Akhmad Sodiq Terjerat OTT KPK
-
DUNIA21/08/2026 08:00 WIBIran Resmi Tandai California Jadi Milik Mereka
-
NUSANTARA21/08/2026 08:30 WIBNapi Sukabumi Kabur Jelang Bebas
-
POLITIK21/08/2026 07:00 WIBDede Yusuf: Para Sekjen Parpol Sudah Bertemu Bahas RUU Pemilu
-
JABODETABEK21/08/2026 06:30 WIBLayanan SIM Keliling DKI Jakarta Jumat 21 Agustus 2026