Connect with us

JABODETABEK

Petugas PPSU Bidara Cina Ditusuk Usai Tegur Pengunjung, Polisi Kantongi Identitas Pelaku

Aktualitas.id -

Ilustrasi Penusukan

AKTUALITAS.ID – Kepolisian memburu pelaku penusukan terhadap petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) Kelurahan Bidara Cina, Jatinegara, Jakarta Timur, bernama Endri (52), yang menjadi korban usai menegur seorang pengunjung di area kantor kelurahan.

Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Jatinegara AKP Eko Bayu mengatakan polisi saat ini masih melakukan pencarian terhadap pelaku dan telah mengantongi identitas terduga penusuk.

“Saat ini kami sedang lakukan upaya pencarian pelaku,” kata Eko saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu (20/5/2026).

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, pelaku diketahui sudah lama tidak tinggal bersama orang tuanya di wilayah Kelurahan Bidara Cina. Meski begitu, pelaku disebut masih kerap datang ke kawasan tersebut untuk berkumpul bersama teman-temannya.

Polisi juga terus memperkuat proses penyidikan dengan mengumpulkan alat bukti dan memeriksa sejumlah saksi untuk mempercepat pengungkapan kasus.

“Sejauh ini ada empat orang saksi yang sudah dilakukan pemeriksaan, untuk barang bukti yang sudah diamankan yaitu baju korban,” ujar Eko.

Insiden penusukan itu terjadi pada Kamis (14/5/2026) sekitar pukul 05.00 WIB di area Kantor Kelurahan Bidara Cina, Jatinegara, Jakarta Timur.

Korban, Endri, mengaku peristiwa bermula saat dirinya menegur seorang remaja yang memasuki area kantor kelurahan tanpa melepas alas kaki. Saat itu, Endri baru menyelesaikan pekerjaan menyapu sejumlah ruas jalan, termasuk Jalan Otista Raya, lalu kembali ke kantor untuk absensi dan beristirahat.

“Iya saya ditusuk setelah saya menegur pelaku yang mau ke Kantor Kelurahan Bidara Cina,” kata Endri.

Menurut Endri, teguran dilakukan secara baik-baik untuk menjaga kebersihan lingkungan kantor yang baru selesai dibersihkan. Namun, pelaku justru tersulut emosi hingga melontarkan kata-kata kasar.

Situasi kemudian memanas dan berujung aksi kekerasan. Korban mengalami luka pada bagian paha kanan, pelipis, serta pembengkakan di area bibir akibat penganiayaan yang dialaminya.

Wali Kota Jakarta Timur Munjirin menyesalkan insiden tersebut dan meminta proses hukum berjalan sesuai aturan yang berlaku. Ia menyerahkan penanganan kasus sepenuhnya kepada aparat kepolisian.

“Tentu kepolisian yang melakukan standar operasional prosedur (SOP). Jadi terus meminta kepolisian agar dilaksanakan sesuai dengan aturan. Itu kan sudah masuk ranah kriminal, makanya harus diselesaikan di jalur kepolisian,” kata Munjirin.

Pemerintah Kota Jakarta Timur berharap pelaku segera ditangkap agar kasus cepat diselesaikan sekaligus memberi rasa aman bagi masyarakat dan petugas PPSU yang bekerja di lapangan.(Purnomo)

TRENDING

Exit mobile version