NASIONAL
Sindir Prabowo-Sandi, Hasto: Pemimpin itu Tidak Minta Maaf Terus
Prabowo-Sandi harus lebih berhati-hati dalam berucap, terlebih di hadapan publik.
AKTUALITAS.ID – Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo (Jokowi)-KH. Ma’ruf Amin, Hasto Kristiyanto menganggap Indonesia butuh sosok pemimpin yang memiliki karakter kuat dan tegas.
Salah satu yang disinggungnya adalah sikap capres dan cawapres kubu penantang, Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno yang kerap kali meminta maaf kepada publik terkait dengan narasi yang dibangun.
“Pemimpin itu visioner, pemimpin itu melayani, pemimpin itu desainer, pemimpin itu punya tanggung jawab, pemimpin itu tidak grusa-grusu, tidak sebentar-sebentar minta maaf,” kata Hasto di Posko Cemara, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (14/11/2018).
Dibanding selalu meminta maaf, ia justru berpesan kepada kubu sebelah untuk lebih berhati-hati dalam berucap, terlebih di hadapan publik.
Sebab, kata Hasto, seorang akan menjadi panutan masyarakat jika dipercaya memimpin bangsa. Hal itulah yang dianggap sedang dibangun kubu Jokowi-Maruf.
Baginya, kontestasi pilpres 2019 bukan hanya sekadar adu gagasan dan cara berbicara, melainkan juga rekam jejak paslon.
“Maka proses hijrah yang telah dicanangkan Jokowi-Amin itu jadi pedoman kami. Pilpres Pileg ini bukan sekadar kontestasi asal bicara, tapi salah satunya kata dan perbuatan,” ujarnya.
“Apa yang terjadi dengan permintaan maaf yang dilakukan berulang kali oleh Pak Prabowo dan Pak Sandi sebaiknya jangan terjadi lagi dengan memanfaatkan karakter dan kultur rakyat Indonesia yang pemaaf,” pungkasnya.
-
RIAU21/06/2026 16:00 WIBDPO Kasus Curat Dibekuk Polisi di Dumai
-
NASIONAL21/06/2026 17:00 WIBPelaku Penyiksaan Perempuan di Bandung Masih Buron, Komisi III DPR Minta Polisi Bertindak Cepat
-
NUSANTARA21/06/2026 15:30 WIBTruk Hilang Kendali Seruduk Tiga Motor di Pati
-
RAGAM21/06/2026 20:30 WIB8 Tempat Wisata Terbengkalai di Indonesia, Dulu Ramai Kini Tinggal Kenangan
-
DUNIA21/06/2026 15:00 WIBTrump Sesumbar Iran Tak Punya Kekuatan Militer Lagi
-
POLITIK21/06/2026 21:30 WIBNur Alam Masuk PSI, KPK Dorong Partai Politik Terapkan Due Diligence
-
EKBIS21/06/2026 19:28 WIBBiaya Operasional Maskapai Naik, Kemenhub Evaluasi Frekuensi Penerbangan
-
NUSANTARA22/06/2026 04:30 WIBDiancam TPP Seret Guru dan Siswa Dipaksa Dukung MBG