NASIONAL
Ketua TKN: Kita Mana Bisa Intervensi Pemerintah
AKTUALITAS.ID – Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi – Ma’ruf menyatakan, tim kampanye tidak memiliki hak dan wewenang untuk mengintervensi kebijakan pemerintah. Hal ini disampaikan Erick terkait isu pembebasan napiter Abu Bakar Ba’asyir beberapa waktu lalu. “Yang saya ketahui, TKN tidak pernah punya agenda intervensi kebijakan pemerintah dan gak bisa juga. Saya kan gak punya pangkat. Kota ini di […]
AKTUALITAS.ID – Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi – Ma’ruf menyatakan, tim kampanye tidak memiliki hak dan wewenang untuk mengintervensi kebijakan pemerintah. Hal ini disampaikan Erick terkait isu pembebasan napiter Abu Bakar Ba’asyir beberapa waktu lalu.
“Yang saya ketahui, TKN tidak pernah punya agenda intervensi kebijakan pemerintah dan gak bisa juga. Saya kan gak punya pangkat. Kota ini di sini khusus kampanye, bukan mengeluarkan kebijakan pemerintah,” kata Erick di Jakarta Selatan, Rabu (30/1).
Menurut Erick, pembebasan Ba’asyir bukanlah merupakan kewenangan TKN. Sehingga, TKN pun tidak berwenang berkomentar soal hal tersebut. Erick juga membantah bahwa isu pembebasan Ba’asyir keluar dariTKN.
“Kalau kita kan TKN tidak punya kekuasaan. Yang kita tahu, ada announcement (Ba’asyir) soal itu, kita tidak tahu juga,” kata Erick menambahkan.
Wacana pembebasan Baasyir sendiri disebut dihembuskan pertama kali oleh Pengacara Joko Widodo, Yusril Ihza Mahendra. Mengenai hal tersebut, menurut Erick, Yusril tidak pernah masuk sebagai anggota TKN
-
JABODETABEK26/04/2026 20:00 WIBGerakan Pangan Murah, Perkuat Daya Beli Masyarakat
-
POLITIK27/04/2026 06:00 WIBNasDem: Threshold Nasional Bisa Hapus Kursi di Daerah
-
DUNIA27/04/2026 15:00 WIBIbu Hamil Kembar & Anak-Anaknya Tewas Dibom Israel
-
OASE27/04/2026 05:00 WIBIni Alasan Nabi Tolak Tawaran ‘Tukar Sembah’ Kaum Quraisy
-
RAGAM27/04/2026 00:01 WIBOTW Pestapora 2026 Buka Selebrasi, Tukar Setlist Lintas Generasi Siap Guncang Jakarta
-
JABODETABEK27/04/2026 14:30 WIBPolisi Pastikan 2 Pelaku Penganiayaan TNI Ditangkap
-
POLITIK27/04/2026 11:00 WIBAnas: Batas 2 Periode Ketum Parpol Bisa Cegah Feodalisme
-
DUNIA27/04/2026 12:00 WIBIran Lanjutkan Misi Damai Meski AS Tarik Diri

















