NASIONAL
Gus Yahya Diminta Mundur: A’wan PBNU Minta Hentikan Manuver yang Tidak Produktif
AKTUALITAS.ID – A’wan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Abdul Muhaimin menyesalkan beredarnya risalah rapat internal yang memuat desakan agar Ketua Umum PBNU, Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya, mundur dari jabatannya. Ia menegaskan bahwa dokumen tersebut memang benar adanya, namun seharusnya tidak keluar dari lingkup forum internal organisasi.
“Benar,” ujarnya singkat saat dikonfirmasi media pada Minggu (23/11/2025).
Abdul Muhaimin menyampaikan kekecewaannya lantaran pembahasan internal tersebut justru tersebar luas dan diduga dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu untuk menggalang dukungan. Ia menilai tindakan itu sebagai manuver politik yang tidak semestinya dilakukan dalam tubuh PBNU.
“Yang punya kepentingan itu seperti sedang mengonsolidasikan pendukungnya. Mbok manuver seperti itu dihentikan,” tegasnya.
Abdul mengingatkan bahwa dinamika dan perbedaan pendapat merupakan hal biasa dalam keluarga besar Nahdlatul Ulama. Menurutnya, persoalan internal harus diselesaikan dengan cara yang bijak, sebagaimana sering disampaikan Presiden Keempat RI Abdurrahman Wahid atau Gus Dur.
“Di kalangan NU itu kan biasa gegeran (berdebat), tapi nanti hasilnya ger-geran (tertawa bersama). Itu kata Gus Dur,” tuturnya.
Ia berharap seluruh pihak menahan diri dari langkah-langkah yang justru memperkeruh suasana dan mengingkari tradisi penyelesaian masalah secara musyawarah yang telah lama menjadi karakter organisasi NU. (Bowo/Mun)
-
DUNIA13/09/2026 15:00 WIBTrump Bongkar Dugaan Iran Ganggu Pemilu Sela AS
-
JABODETABEK13/09/2026 09:30 WIBKabur Usai Begal, Satu Pelaku Diduga Tewas Kecelakaan
-
NASIONAL13/09/2026 01:00 WIBIjeck: Pemerataan Pembangunan Harus Dirasa Semua
-
NASIONAL13/09/2026 04:00 WIBNing Lia Dorong Polri Tetap Humanis dan Profesional
-
NUSANTARA13/09/2026 11:30 WIBBromo Terbakar Lagi, Wisatawan Dilarang Masuk
-
POLITIK13/09/2026 09:00 WIBKPK: 65% Calon Kepala Daerah Siap Jadi Budak Sponsor
-
NUSANTARA13/09/2026 13:30 WIBHari Keenam, SAR Sisir 809 Mil Laut Cari Jurnalis Hilang
-
NASIONAL13/09/2026 07:00 WIBBaleg Kejar RUU Reforma Agraria Sebelum Hari Tani

















