NASIONAL
Gus Yahya Diminta Mundur: A’wan PBNU Minta Hentikan Manuver yang Tidak Produktif
AKTUALITAS.ID – A’wan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Abdul Muhaimin menyesalkan beredarnya risalah rapat internal yang memuat desakan agar Ketua Umum PBNU, Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya, mundur dari jabatannya. Ia menegaskan bahwa dokumen tersebut memang benar adanya, namun seharusnya tidak keluar dari lingkup forum internal organisasi.
“Benar,” ujarnya singkat saat dikonfirmasi media pada Minggu (23/11/2025).
Abdul Muhaimin menyampaikan kekecewaannya lantaran pembahasan internal tersebut justru tersebar luas dan diduga dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu untuk menggalang dukungan. Ia menilai tindakan itu sebagai manuver politik yang tidak semestinya dilakukan dalam tubuh PBNU.
“Yang punya kepentingan itu seperti sedang mengonsolidasikan pendukungnya. Mbok manuver seperti itu dihentikan,” tegasnya.
Abdul mengingatkan bahwa dinamika dan perbedaan pendapat merupakan hal biasa dalam keluarga besar Nahdlatul Ulama. Menurutnya, persoalan internal harus diselesaikan dengan cara yang bijak, sebagaimana sering disampaikan Presiden Keempat RI Abdurrahman Wahid atau Gus Dur.
“Di kalangan NU itu kan biasa gegeran (berdebat), tapi nanti hasilnya ger-geran (tertawa bersama). Itu kata Gus Dur,” tuturnya.
Ia berharap seluruh pihak menahan diri dari langkah-langkah yang justru memperkeruh suasana dan mengingkari tradisi penyelesaian masalah secara musyawarah yang telah lama menjadi karakter organisasi NU. (Bowo/Mun)
-
NASIONAL14/09/2026 06:00 WIBSepekan Laut Membisu, Jakarta Gelar Panggung Doa untuk 5 Jurnalis Hilang
-
EKBIS14/09/2026 10:15 WIBHarga BBM Pertamina 14 September 2026
-
EKBIS14/09/2026 11:45 WIBPemerintah Ketok Palu Tarif Listrik PLN 14–20 September 2026
-
NASIONAL14/09/2026 10:00 WIBPDIP Desak Polisi Jerat Otak Kerusuhan Pakai KUHP Baru
-
NASIONAL14/09/2026 19:00 WIBDPR Minta Sanksi Keras bagi Operator Kapal yang Membandel
-
EKBIS14/09/2026 09:45 WIBBaru Dibuka, IHSG Langsung Terjun Bebas
-
NUSANTARA14/09/2026 11:15 WIBGunung Semeru Tiga Kali Erupsi dalam Dua Jam
-
DUNIA14/09/2026 12:00 WIBRahasia Perselingkuhan Netanyahu Dibuka Lagi

















