NASIONAL
Jelang Masa Pensiun Anwar Usman, Mahkamah Agung Resmi Bentuk Tim Seleksi Hakim MK
AKTUALITAS.ID – Mahkamah Agung (MA) secara resmi membentuk Panitia Seleksi (Pansel) calon hakim Mahkamah Konstitusi (MK) dari unsur MA untuk menggantikan Anwar Usman yang akan memasuki masa pensiun pada Desember 2026.
Pembentukan pansel tersebut tertuang dalam Keputusan Ketua Mahkamah Agung Nomor 223/KMA/SK.KP1.1.1/XI/2205 yang ditandatangani Ketua MA Sunarto pada 18 November 2025.
“Menetapkan Keputusan Ketua Mahkamah Agung tentang pembentukan panitia seleksi calon hakim Mahkamah Konstitusi dari unsur Mahkamah Agung tahun anggaran 2025,” demikian bunyi petikan keputusan tersebut.
Dalam keputusan itu dijelaskan bahwa proses seleksi calon hakim MK akan dilaksanakan secara bertahap dan terbuka. Tahapan seleksi meliputi pengumuman, pendaftaran, seleksi administrasi dan pengumuman hasilnya, penyampaian pendapat masyarakat melalui laman resmi siwas.mahkamahagung.go.id, uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test), hingga pengumuman hasil akhir.
Panitia seleksi calon hakim MK ini terdiri dari 12 orang yang berasal dari berbagai unsur, mulai dari pimpinan MA, akademisi, praktisi hukum, hingga unsur jurnalis. Susunan pansel diharapkan mampu menjamin proses seleksi yang objektif, transparan, dan akuntabel.
Berikut susunan lengkap Panitia Seleksi Calon Hakim MK dari unsur MA:
Penanggung Jawab
1 – Sunarto (Ketua Mahkamah Agung)
Ketua
2 – Suharto (Wakil Ketua Mahkamah Agung)
Wakil Ketua
3 – Dwiarso Budi Santiarto (Wakil Ketua Mahkamah Agung)
Anggota
4 – I Gusti Agung Sumanatha (Ketua Kamar Perdata)
5 – Yulius (Ketua Kamar Tata Usaha Negara)
6 – Syamsul Maarif (Ketua Kamar Pembinaan)
7 – Prim Haryadi (Ketua Kamar Pembinaan)
8 – Agus Yudha Harnoko (Akademisi)
9 – Ibnu Basuki Widodo (Wakil Ketua KPK)
10 – Indriyanto Seno Adji (Akademisi)
11 – Mas Achmad Santosa (Praktisi Hukum)
12 – Mardiana Eatiliasti (Redaktur Senior Kompas)
Pembentukan pansel ini menjadi bagian penting dalam proses regenerasi hakim konstitusi, mengingat peran strategis Mahkamah Konstitusi dalam menjaga konstitusionalitas undang-undang, menyelesaikan sengketa pemilu, serta mengawal demokrasi dan negara hukum di Indonesia.
MA menegaskan seleksi calon hakim MK akan dilaksanakan secara profesional dengan melibatkan partisipasi publik, guna memastikan terpilihnya sosok hakim konstitusi yang berintegritas, independen, dan berkapasitas tinggi. (Bowo/Mun)
-
RAGAM29/09/2026 21:30 WIBFestival Generasi Cerdas 2026 Tampilkan Karya dan Prestasi Sekolah Binaan Astra
-
NASIONAL30/09/2026 06:00 WIBAgun Desak Ombudsman Tindak Lanjut Temuan Lapas Cibinong
-
NUSANTARA30/09/2026 07:30 WIBHIV/AIDS di Lebak Tembus 85 Orang
-
DUNIA29/09/2026 21:00 WIBTrump Ketuk Pintu Iran, Teheran Ogah Buka
-
NUSANTARA30/09/2026 08:30 WIBKobaran Api Mengganas Dekati Pusat Latihan Gajah Way Kambas
-
OASE30/09/2026 05:00 WIBSurah Al-Jinn Bongkar Pengakuan Kaum Jin
-
NUSANTARA29/09/2026 22:00 WIBIndonesia dan Tiga Negara Ajukan Tari Zapin sebagai Warisan Budaya UNESCO
-
JABODETABEK30/09/2026 06:30 WIBPolda Metro Jaya Buka SIM Keliling di 5 Titik Strategis