Connect with us

NASIONAL

Buron Judi Online Rp1 Triliun Ditangkap di Thailand

Aktualitas.id -

Ilustrasi, foto: aktualitas.id

AKTUALITAS.ID – Sepak terjang buronan kelas kakap sindikat perjudian daring (judi online) berinisial FP akhirnya kandas di luar negeri. Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri berhasil meringkus FP, sosok di balik situs judi raksasa Empire88, di Thailand. Tersangka kini telah diseret kembali ke Tanah Air untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Wakil Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, Kombes Pol Setyo Koes Heriyanto, membeberkan bahwa FP adalah tersangka utama alias otak yang mengoperasikan tiga situs judi online besar: Empire88, 1XBET, dan AJ8KEREN. Situs-situs ini menyediakan ragam permainan haram mulai dari slot, kasino, hingga judi bola.

Fakta mencengangkan terungkap dari hasil penyidikan. Aktivitas haram di ketiga situs tersebut mencatatkan perputaran uang super fantastis, menyentuh angka Rp1 triliun hanya dalam kurun waktu empat bulan (Januari hingga April 2026).

“Penangkapan ini adalah hasil kerja sama erat dengan pihak berwenang di Thailand, Set NCB Interpol, dan Imigrasi,” tegas Kombes Setyo di Jakarta, Jumat (25/9/2026.)

Pelarian FP bak adegan film aksi. Ia resmi masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) sejak 29 Juli 2026 setelah terdeteksi kabur ke luar negeri. Bareskrim Polri terus mengendus jejaknya hingga ke Singapura pada awal September 2026. Menyadari dirinya diburu, FP melarikan diri lebih jauh ke Negeri Gajah Putih.

“Dari informasi yang kami dapatkan, yang bersangkutan bergeser dari Singapura ke Thailand,” beber Setyo.

Pelarian itu resmi berakhir pada Selasa (22/9) sekitar pukul 17.30 waktu setempat. Tim gabungan Dittipidsiber, Divisi Hubungan Internasional Polri, bersama Kepolisian dan Imigrasi Thailand sukses menyergap FP di persembunyiannya. Saat ini, kepolisian tengah menguliti peran spesifik FP dalam jaringan pelarian dan operasional mafia judi tersebut.

Skandal ini tidak berhenti pada sosok FP. Penelusuran Polri membongkar adanya indikasi pencucian uang dan sistem pembayaran rapi melalui sebuah perusahaan bernama PT Ultra Payment Terpercaya (PT UPT). Ditemukan transaksi mencurigakan senilai Rp1 triliun yang dialirkan melalui PT UPT sebagai gerbang pembayaran judi sindikat ini.

Sebelum menangkap FP, kepolisian telah lebih dulu menetapkan lima tersangka lainnya, yakni APU, MAY, R, GG, dan TS. Kelima kaki tangan ini memiliki peran krusial, mulai dari mengelola sistem hingga mengurus legalitas perusahaan tameng demi memuluskan aliran dana triliunan rupiah dari kantong para pejudi. (Andrey/Mun)

TRENDING

Exit mobile version