Connect with us

NASIONAL

Mekeng: Bahlil Harus Naikkan Nilai Tambang RI

Aktualitas.id -

Ketua Komisi XII DPR RI Melchias Marcus Mekeng

AKTUALITAS.ID – Pengangkatan Bahlil Lahadalia sebagai Menteri Koordinator (Menko) Hilirisasi dan Transisi Energi dalam reshuffle Kabinet Merah Putih langsung mendapat sorotan dari DPR RI. Ketua Komisi XII DPR RI Melchias Marcus Mekeng menegaskan jabatan baru yang diemban Bahlil bukan sekadar posisi politik, melainkan amanah strategis yang menentukan masa depan pengelolaan sumber daya alam Indonesia.

Menurut Mekeng, tugas utama Bahlil adalah merancang kebijakan hilirisasi yang mampu menciptakan nilai tambah bagi sektor pertambangan nasional. Selama ini, kekayaan alam Indonesia dinilai masih memiliki ruang besar untuk diolah lebih lanjut agar memberikan manfaat ekonomi yang maksimal bagi negara.

“Ya, dengan diangkatnya Pak Bahlil sebagai Menko Hilirisasi dan Transisi Energi, dia mempunyai tugas memikirkan dan membuat kebijakan terhadap program value added terhadap tambang kita,” kata Mekeng kepada wartawan, Kamis (1/10/2026).

BACA JUGA  Golkar Tegaskan Ambang Batas Parlemen Harus Tetap Ada

Mekeng menilai hilirisasi bukan hanya soal meningkatkan pendapatan negara. Program tersebut juga harus mampu mendorong terciptanya lapangan kerja baru, memperkuat industri nasional, sekaligus mempercepat tercapainya kemandirian energi Indonesia.

“Tujuannya agar dapat mengoptimalisasi pendapatan buat negara, penciptaan lapangan pekerjaan, dan kedaulatan energi secara keseluruhan,” ujarnya.

Sorotan terhadap Bahlil muncul karena posisi Menko Hilirisasi dan Transisi Energi dianggap sebagai salah satu jabatan paling strategis dalam kabinet. Jabatan ini berada di garis depan untuk mengawal transformasi pengelolaan sumber daya alam agar tidak lagi hanya mengandalkan ekspor bahan mentah, tetapi menghasilkan produk bernilai tambah tinggi di dalam negeri.

Dengan mandat tersebut, Bahlil diharapkan mampu menyusun kebijakan yang mempercepat pembangunan industri hilir, meningkatkan investasi, membuka peluang kerja yang lebih luas, serta memperkuat daya saing ekonomi nasional.

BACA JUGA  DPR Bongkar Celah Bahaya Pembatasan Pertalite Pakai Data Desil

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto melakukan perombakan kabinet melalui reshuffle yang digelar di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (1/10/2026). Dalam pelantikan itu, Bahlil Lahadalia resmi ditunjuk sebagai Menko Hilirisasi dan Transisi Energi bersama sejumlah pejabat baru lainnya.

Reshuffle tersebut menarik perhatian publik karena melibatkan sejumlah posisi kunci di bidang ekonomi, keamanan, diplomasi hingga sektor industri. Namun, penunjukan Bahlil menjadi salah satu yang paling disorot mengingat besarnya harapan pemerintah terhadap percepatan hilirisasi dan transisi energi nasional. (Mun)

TRENDING