Connect with us

NASIONAL

Pengamat SDI: Jangan Biarkan Nakes Jadi Korban

Aktualitas.id -

Pengamat Pendidikan, Perempuan, dan Anak dari Swarna Dwipa Institute (SDI), Febby Lintang

AKTUALITAS.ID – Peristiwa kelam dan penyerangan keji oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua yang merenggut nyawa tenaga kesehatan (nakes) Gabriela Meilani memicu gelombang kemarahan publik. Pengamat Pendidikan, Perempuan, dan Anak dari Swarna Dwipa Institute (SDI), Febby Lintang, mengutuk keras aksi pembakaran Puskesmas dan penganiayaan berat terhadap para pejuang medis tersebut.

Febby menegaskan bahwa dalam pusaran konflik bersenjata, perempuan dan kelompok rentan selalu menjadi sasaran paling tidak berdaya atas tindakan kekerasan fisik, mental, hingga kekerasan seksual.

“Gabriela Meilani adalah salah satu contoh korban kekerasan. Dari keterangan saksi, para tenaga kesehatan perempuan ini dipaksa untuk bertelanjang, dipukuli, dan diperkosa. Mereka dipermalukan dan dihina,” ungkap Febby dengan nada geram di Jakarta, Kamis (1/10/2026).

BACA JUGA  Bukan Kaleng-kaleng, Ariawan Sabet Gelar Tokoh Muda Jurnalistik Kreatif

Menurut Febby, aksi teror tak berperikemanusiaan ini bukan sekadar merenggut nyawa nakes yang mendedikasikan hidupnya di daerah terpencil, melainkan juga secara paksa merampas hak warga lokal untuk mendapatkan layanan kesehatan dasar.

“Peristiwa ini adalah tragedi kemanusiaan yang harus diinvestigasi secara serius sampai tuntas. Selain itu, keselamatan tenaga kesehatan di wilayah konflik harus dijamin sepenuhnya oleh negara,” tegasnya.

Ia pun mendesak agar seluruh pimpinan dan anggota KKB yang terlibat dalam kejahatan kemanusiaan ini diadili secara terbuka, independen, dan tanpa kompromi. Rakyat Papua, lanjutnya, membutuhkan kedamaian nyata, bukan intimidasi dan rasa cemas yang berkepanjangan.

“Selamat jalan Gabriela Meilani, pengabdianmu akan menjadi catatan sejarah penting bagi nilai-nilai kemanusiaan,” pungkas Febby. (Mun)

BACA JUGA  SDI Kumpulkan Pejabat hingga Akademisi, Ada Misi Besar?

TRENDING