Connect with us

NASIONAL

Sahroni Minta MUI Tak Ikut Campur Konser Andrea Bocelli di Borobudur

Aktualitas.id -

Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni,

AKTUALITAS.ID – Rencana konser penyanyi tenor legendaris asal Italia, Andrea Bocelli, di Candi Borobudur mendadak memicu polemik panas. Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni, blak-blakan menyentil keras Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang sebelumnya vokal menuntut pembatalan konser tersebut.

Dengan tajam, politikus Partai NasDem ini meminta MUI tidak usah ‘offside’ mencampuri urusan industri hiburan. Sahroni mendesak lembaga tersebut untuk kembali ke khitahnya dan fokus membenahi tata kelola internal, terutama soal ruwetnya urusan sertifikasi halal.

“MUI fokus pada kerja-kerja sertifikat halal ya, jangan urusin konser-konser. Banyak tugas di internal MUI yang perlu dikerjakan,” sentil Sahroni melalui akun Instagram pribadinya, Rabu (14/10/2026).

BACA JUGA  Ahmad Sahroni: Jangan Bawa Nama Presiden dalam Pembelaan Febrie Adriansyah

Skakmat dari Sahroni ini merupakan serangan balik atas manuver MUI yang secara resmi mendesak pemerintah agar mencabut izin konser Bocelli. Rencananya, musisi dunia itu akan manggung di Candi Borobudur, Magelang pada 31 Oktober 2026, lalu dilanjutkan di Jakarta pada 3 November 2026.

Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri, Sudarnoto Abdul Hakim, sebelumnya menuntut pemerintah agar tidak memberikan panggung bagi figur yang dianggap pro-Zionis. Langkah ini, menurut MUI, adalah bentuk konsistensi Indonesia dalam membela kemerdekaan Palestina.

“Sikap pemerintah harus satu padu, sama dalam soal rencana konser pro-Zionis ini, yaitu tidak mengizinkan rencana konser tersebut,” tegas Sudarnoto.

Kemarahan MUI bukan tanpa alasan. Mereka menyoroti rekam jejak Andrea Bocelli yang dinilai berseberangan dengan sikap politik luar negeri Indonesia. Bocelli diketahui pernah menyumbangkan suaranya dalam acara penggalangan dana untuk tentara Israel (IDF) di Los Angeles pada 2010 silam, serta nekat menggelar pertunjukan di Tel Aviv pada 2022.

BACA JUGA  Buntut Pernyataan 'Orang Tolol Sedunia, Rumah Sahroni Digeruduk dan Dijarah Massa

Kini, nasib konser sang legenda di situs warisan dunia tersebut berada di tengah pusaran tarik-ulur antara industri hiburan, sentimen geopolitik, dan teguran keras Senayan terhadap lembaga agama. (Bowo/Mun)

TRENDING