NUSANTARA
Tukang Rongsokan Nyaris Tewas Dihajar Massa Setelah Cabuli Remaja Disabilitas
AKTUALITAS.ID – Seorang pria berusia 65 tahun berinisial RB, yang bekerja sebagai buruh rongsokan, nyaris tewas dihakimi massa setelah terlibat dalam aksi pencabulan terhadap remaja putri disabilitas berusia 15 tahun, HR. Peristiwa tragis ini terjadi di kawasan Gandus, Palembang, pada Selasa (17/12/2024).
Kejadian bermula ketika pelaku, RB, memanfaatkan momen saat mencari barang rongsokan. Ia menemui korban yang sedang duduk sendirian di teras rumah. Ketika pelaku bertanya tentang barang rongsokan, korban yang bisu dan tuli tidak memberikan respons. RB pun semakin mendekat dan akhirnya masuk ke rumah korban setelah melihat situasi sepi.
Setelah memantau keadaan, pelaku melakukan aksi bejatnya dengan mencabuli korban di dalam kamar maupun meskipun mendapatkan perlawanan dari HR. Namun saat aksinya berlangsung, suara orang yang menggedor pintu membuat pelaku panik.
Massa yang curiga segera berkumpul dan menuntut pelaku keluar dari dalam rumah. RB yang terdesak mencoba melarikan diri namun berhasil ditangkap oleh warga setempat, yang kemudian menghajarnya sebelum akhirnya dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.
Momen penangkapan pelaku juga sempat viral di media sosial, di mana saat ditanya, RB berkilah bahwa korban sengaja memanggilnya dan meminta uang.
Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Harryo Sugihhartono mengkonfirmasi bahwa pihaknya telah menetapkan RB sebagai tersangka dengan barang bukti dan saksi yang cukup. “Sudah ditetapkan tersangka,” ujar Harryo pada Rabu (18/12).
Ia menjelaskan bahwa pelaku sengaja melakukan pencabulan dengan mengetahui bahwa korban tidak bisa berbicara serta kondisi rumah yang sepi setelah orangtua korban pergi bekerja.
Dengan perbuatannya, tersangka terancam dijerat dengan Pasal 82 ayat (1) dan (4) juncto Pasal 76E Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang perlindungan anak, dengan ancaman pidana penjara maksimal 15 tahun. (Enal Kaisar)
-
INFOGRAFIS16/03/2026 10:15 WIBINFOGRAFIS: Hattrick KPK di Jawa Tengah
-
POLITIK16/03/2026 10:00 WIBPuan Maharani: Pembahasan RUU Pemilu Tidak Perlu Tergesa-gesa
-
POLITIK16/03/2026 14:00 WIBKetua Bawaslu Dorong Integritas Demokrasi Lewat Pengawasan Pemilu
-
JABODETABEK16/03/2026 12:30 WIBWarga Jakarta Diminta Hati-hati Cuaca Panas Ekstrem
-
DUNIA16/03/2026 15:00 WIBErdogan Tuding Israel “Jaringan Haus Darah” di Timur Tengah
-
EKBIS16/03/2026 10:33 WIBNilai Tukar Rupiah Tertekan di Awal Pekan
-
JABODETABEK16/03/2026 16:30 WIBUsut Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS, Polisi Periksa 86 CCTV
-
EKBIS16/03/2026 11:30 WIBLogam Mulia Antam Turun Rp5.000 per Gram

















