NUSANTARA
Tahun Depan, Dispora Pekanbaru Prioritaskan Pembinaan Atlet Usia Dini
AKTUALITAS.ID – Kepala Dispora Kota Pekanbaru, Edward Riansyah mengatakan, pemerintah kota akan memfokuskan pembinaan terhadap atlet usia dini tahun depan 2026.
Ini akan menjadi satu langkah prioritas mereka untuk memajukan serta dukungan bagi para atlet masa depan. Untuk pembinaan olahraga usia dini Edward akan melakukan koordinasi dengan berbagai wadah termasuk sejumlah Sekolah Sepakbola (SSB) yang aktif di Pekanbaru, usia 9 tahun hingga U-13.
“Iya, tetap koordinasi. Kami akan melakukan pembinaan di usia 9, 11, dan 13. Target untuk (pembinaan usia dini) tahun depan akan menjadi prioritas,” kata Edward di Pekanbaru.
Pembinaan olahraga usia dini di berbagai cabang olahraga juga dilakukan, seperti cabang olahraga sepak bola, sepatu roda, bola basket dan berbagai cabor lainnya.
Edward menegaskan, banyak cabor yang menyelenggarakan event untuk semua kelompok umur. Sebagai contoh yang sudah dilaksanakan beberapa waktu lalu, turnamen basket tingkat sekolah menengah atas.
Sehingga kedepan diharapkan, dengan pembinaan olahraga usia dini ini dapat mencetak atlet berprestasi, yang nantinya dapat mengharumkan nama kota Pekanbaru di berbagai tingkatan.
(Bambang Irawan/goeh).
-
NUSANTARA14/12/2025 07:30 WIBBNPB: Korban Tewas Banjir dan Longsor di 3 Provinsi Sumatra Capai 1.006 Jiwa
-
EKBIS14/12/2025 09:30 WIBResmi Berubah Hari Ini! Cek Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru Minggu 14 Desember 2025
-
OLAHRAGA13/12/2025 22:00 WIBAjang MFoS di Sirkuit Mandalika Dimeriahkan Mobil Formula 4
-
NASIONAL14/12/2025 07:00 WIBAnggota DPR Sebut Perlindungan Kebebasan Sipil Indonesia Buruk
-
DUNIA14/12/2025 08:00 WIBSekjen PBB : Perluasan Permukiman Israel Ancam Kelangsungan Negara Palestina
-
OASE14/12/2025 05:00 WIBKandungan Surat Al-Mumtahanah: Kisah Nabi Ibrahim Jadi Teladan bagi Orang Beriman
-
EKBIS14/12/2025 10:30 WIBAkhir Pekan Kuat, Cek Rincian Harga Emas Antam Hari Ini Setelah Menguat 2,2% Sepekan
-
NASIONAL14/12/2025 09:00 WIBMahfud MD Sebut Perpol 10/2025 Tidak Memiliki Landasan Hukum

















